Pasca Disatroni Maling, Kawasan Perumahan di Kota Malang ini Perketat Keamanan

Apr 20, 2021 08:30
Kondisi rumah korban dengan inisial WND (26) yang terletak di Perumahan Arumba Indah, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (19/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Kondisi rumah korban dengan inisial WND (26) yang terletak di Perumahan Arumba Indah, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (19/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Salah satu rumah kontrakan yang terletak di Perumahan Arumba Indah, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang menjadi sasaran pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor), Senin (19/4/2021) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB.

Penghuni rumah kontrakan dengan inisial WND (26) yang merupakan seorang karyawan swasta berasal dari Blitar tersebut menuturkan bahwa usai disatroni pelaku curanmor, sebagai langkah cepat pengawasan pihaknya langsung bermusyawarah dengan warga di sekitar perumahan.

"Setelah kejadian itu (curanmor, red) saya usul ke orang yang dituakan di perumahan ini. Terus juga di musyawarahkan dengan warga sekitar untuk nantinya bakal diadakan satpam untuk menjaga dan mengawasi Perumahan Arumba Indah juga," ujarnya kepada MalangTIMES.com, Senin (19/4/2021) malam.

Lanjut WND (26), bahwa selama ini memang kawasan Perumahan Arumba Indah tersebut tidak terdapat satpam yang menjaga dan mengawasi keluar masuknya orang di perumahan tersebut.

"Nah kebetulan di perumahan sebelah ini ada satpamnya mas. Lah ini nanti mau diajukan agar satpam di perumahan sebelah juga menjaga dan mengawasi di Perumahan Arumba Indah juga," tuturnya.

Selain itu, untuk langkah antisipasi terjadinya curanmor yang menyasar rumah kontrakannya lagi, WND (26) juga telah membeli gembok baru untuk antisipasi di rumah kontrakannya tersebut.

"Iya mas, saya juga beli gembok pagar untuk pengamanan. Dan akan selalu menggembok pagar dan mengunci pintu rumah ketika keluar masuk rumah," ujarnya.

Sementara itu, dengan menunggu realisasi diadakannya satpam untuk menjaga dan mengawasi Perumahan Arumba Indah, WND (26) bersama rekan-rekannya berinisiatif untuk melakukan penjagaan di masing-masing rumah kontrakan.

"Kebetulan rumah depan ini juga teman saya mengontrak disitu. Jadi untuk sementara waktu kita akan berjaga-jaga di rumah masing-masing dengan bergantian," tandasnya.

Sementara itu, seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa pelaku curanmor yang menyasar rumah kontrakan WND (26) yakni M. Irawan (21) warga Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan telah dinyatakan meninggal dunia di RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang usai jatuh dari atap rumah warga saat melarikan diri dari kejaran warga. 

Topik
Pelaku CuranmorKota Malangaksi pencurianBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru