Sekolah Tatap Muka Tertunda, MAN 2 Turen Tunggu Bantuan Renovasi

Apr 19, 2021 22:03
Kondisi MAN 2 Turen yang rusak parah akibat gempa. (Foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Kondisi MAN 2 Turen yang rusak parah akibat gempa. (Foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang yang rusak parah akibat gempa bumi Sabtu (10/4/2021) lalu hingga kini belum mengalami perbaikan. Oleh karena itu, kegiatan belajar mengajar (KBM) belum bisa dilaksanakan.

Kepala Sekolah MAN 2 Turen Sama'i mengatakan bahwa saat ini KBM masih dilakukan secara daring. Hal itu karena sekolah yang akan digunakan KBM belum memenuhi syarat karena mengalami kerusakan berat.

“Pembelajaran masih dilakukan secara daring. Seluruh siswa tetap belajar di rumah. Ini karena bangunan sekolah masih rusak akibat gempa bumi,” terang Sama'i, Senin (19/4/2021).

Dari pantauan Sama'i bersama guru MAN 2, gempa bumi 6,1 magnitudo itu membuat 10 ruangan kelas mengalami kerusakan. Dibsitu terlihat di bangunan lantai 2 bagian dinding dan atap rusak parah. “Untuk merenovasi bangunan kelas ini butuh dana setidaknya Rp 1,8 miliar,” terang Sama'i.

Pandemi belum usai dengan ditambah bencana gempa bumi membuat Sama'i mengaku pusing. Sebab, sekolah yang dipimpinnya terkendala pendanaan, sehingga saat ini pihaknya menunggu bantuan untuk renovasi sekolah.

“Masih belum tahu anggarannya dari mana (untuk renovasi, red). Sekarang saya masih coba mengajukan anggaran, dan ini masih pendataan dari pemerintah,” beber dia.

Bahkan untuk membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan, Sama'i menerangkan bahwa itu adalah sikap sukarela dari guru MAN 2. Sebab, jika tidak segera dibersihkan tentunya sangat sulit untuk digunakan aktivitas yang lain. “Jadi setiap hari guru masuk itu membersihkan ruang kelas juga. Kerja bakti dari lantai atas,” kata dia.

Topik
Sekolah Tatap Mukaterjebak saat gempa
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru