Hari Pertama PTM Terbatas di SDN Kauman 1, Murid Lebih Suka Sekolah Langsung

Apr 19, 2021 17:04
Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) beserta rombongan dalam peninjauan PTM terbatas di SDN Kauman 1 Malang
Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) beserta rombongan dalam peninjauan PTM terbatas di SDN Kauman 1 Malang

MALANGTIMES - Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas hari pertama Senin (19/04/2021) di SDN Kauman 1 berjalan dengan baik. 

Kegiatan PTM hari pertama ini dikunjungi oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji bersama Komisi D DPRD Kota Malang, H. Rokhmad dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, SE, MM untuk mengecek kesiapan protokol kesehatan.

Seluruh siswa SDN Kauman 1 yang masuk tanpa terkecuali telah menggunakan masker dan face shield. Lalu kemudian mereka mencuci tangan dan harus melewati pengecekan suhu badan menggunakan thermo gun. Setelah itu, barulah guru-guru yang bertugas mengarahkan siswa masuk ke ruang kelas.

“Siswa yang masuk sekolah hari ini ada 50 persen dari 600 siswa yang ada di SDN Kauman 1. Jadi ada sekitar 300 siswa mengikuti pertemuan sekolah tatap muka hari ini. Dan 50 persen sisanya dijadwalkan masuk sesuai jadwal yang ditentukan,” ujar Kepala SDN Kauman 1 Malang, Dra. Umi Kulsum M,Pd.

Di dalam kelas, Wali Kota Malang Sutiaji mengajak siswa-siswi kelas 1 menyanyikan lagu Di Sini Senang Di Sana Senang untuk ice-breaking dan membuat mood siswa menjadi bagus. 

“Apa anak-anak di sini suka sekolah tatap muka?” tanya Sutiaji kepada siswa kelas 1 SDN Kauman 1 Malang diikuti dengan jawaban ”IYA” secara serentak dan semangat dari semua siswa.

Setelah melakukan pemantauan di kelas, Sutiaji memberikan arahan terhadap guru-guru yang sedang bertugas tentang pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan selama PTM terbatas di kelas. Di hari pertama, SDN Kauman 1 Malang masih menemui sedikit kendala terkait pelaksanaan PTM terbatas, namun masih dalam batas wajar dan akan cepat beradaptasi dengan metode belajar yang seperti ini.

“Memang tugas guru menjadi berat mas, karena harus melakukan pengajaran tatap muka dan daring di hari yang sama. Hari ini melayani siswa nomor absen ganjil di sekolah dan siswa nomor absen genap yang belajar di rumah. Tapi alhamdulillah semua berjalan relatif lancar Walaupun begitu dengan adanya pembelajaran tatap muka seperti ini kami harap bisa memberika pembelajaran yang terbaik untuk para siswa,” ujar Miss Ajeng, Guru Bahasa Inggris SDN Kauman 1.

 

Topik
pembelajaran tatap mukaraperda banyuwangiWali Kota MalangDinas Pendidikan Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru