Harga Ayam Potong Rp 40 ribu Perkilo di Pasar Besar Kota Batu

Apr 18, 2021 16:11
Alfan salah satu pedagang ayam potong di Pasar Besar Kota Batu, Minggu (18/4/2021), (foto: Mariano Gale/Jatim Times)
Alfan salah satu pedagang ayam potong di Pasar Besar Kota Batu, Minggu (18/4/2021), (foto: Mariano Gale/Jatim Times)

BATUTIMES - Permintaan ayam potong di bulan ramadan meningkat. Harga ayam potong di Pasar Besar Kota Batu mencapai Rp 40 ribu perkilonya. 

Alfan salah satu pedagang ayam potong di Pasa Besar Kot Batu mengaku, harga ayam potong perkilonya mencapai Rp 40 ribu hingga Rp 42 ribu. Sedangkan harga normal sebelumnya Rp 30 ribu. Kenaikan ini disebabkan peminat ayam potong meningkat.

"Bukan puasa ini banyak yang beli dan banyak juga yang tidak jadi beli, karena harganya naik," ujarnya, Minggu (18/4/2021).

Hal ini sudah biasa terjadi, apalagi di bulan Ramadan. Alfan mengaku, naik turun harga ini disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya keterbatasan ayam atau pakan.

"Jika keterbatasan ayam atau harga pakan mahal, ya jelas harganya naik," ujarnya.

Lanjutnya, Alfan berharap dengan adanya kejadian naik turunnya harga ayam ini segera diperjelas. Sebab, menurutnya ditakutkan ada permainan oknum.

"Semoga pemerintah dapat mengatasi permasalahan yang ada. Sehingga tak ada lagi gejolak naik turun harga yang memberatkan masyarakat," ujarnya.

Seperti diketahui beberapa hari lalu, Kamis (15/4/2021) Pemerintah Kota Batu bersama Polres Batu lakukan sidak di Pasar Besar Kota Batu. Dengan tujuan pengecekan lonjakan harga. Mulai dari harga beras, tepung, daging, telur, hingga ayam ditinjaunnya. 

Namun, Wakil Wali Kota Batu mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya lonjakan harga yang sangat signifikan. "Sejauh ini yang dipantau oleh Dinas Ketahanan Pangan, harganya cukup stabil. Setiap hari memang dilakukan monitoring dan melapor ke kami. Seperti harga daging Rp 120 ribu, telor Rp 22 ribu. Jika ada kenaikan hanya sekitar Rp 500 hingga Rp 1.000. Tepung terigu, beras, dan yang lain, semuanya masih stabil," ujarnya.

Sidak pasar ini akan dilakukan 3 kali dalam bulan Ramadan. Sidak pertama itu, nantinya akan dilanjutkan pada pertengahan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

"Sebenarnya sudah ada beberapa titik yang mau diperiksa oleh dinas. Namun, kita memilih acak. Dan ternyata harganya masih stabil," ujarnya.

Lanjutnya, sidak ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok di Kota Batu di bulan Ramadan maupun Hari Raya Idul Fitri.

"Semoga harga ini bisa stabil terus. Agar pelayanan kami terhadap masyarakat bisa bermanfaat," harapnya. 

Topik
harga ayam potongpasar kota batuharga ayam naikdinas p3ap2kb kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru