Akibat Pandemi, Operasional Bus Damri Rute Wisata Batu Sepi

Apr 17, 2021 14:24
Kantor DAMRI Cabang Malang di Jalan Letjend S. Parman No.11, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang (Foto istimewa)
Kantor DAMRI Cabang Malang di Jalan Letjend S. Parman No.11, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang (Foto istimewa)

BATUTIMES - Di masa pandemi Covid-19, para pegiat travel pariwisata mengeluh karena sepi. Salah satunya operasional bus Damri yang melayani rute pariwisata dari Kota Batu ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

GM Perum Damri Cabang Malang Zuryani mengatakan, dulunya ada dua unit bus yang biasa rutin beroperasi. Namun kini tidak beroperasi lagi. Sebab, permintaan dari konsumen atau masyarakat sepi. Akan tetapi, pihaknya tetap melayani, jika ada permintaan konsumen.

"Kalau ada permintaan yang tetap kita layani," ujarnya, Sabtu (17/4/2021).

Menurutnya, turunya permintaan ini dikarenakan adanya sejumlah persyaratan bagi orang yang akan bepergian selama pandemi Covid-19.

"Sebelum pandemi, dua unit bus tersebut menyediakan kapasitas 37 tempat duduk yang melayani rute perjalanan wisata dari Kota Batu ke TNBTS. Kini, hanya menyediakan kapasitas tempat duduk sebanyak 16 kursi saja," ujarnya.

Untuk tarif pun juga berubah, yang sebelumnya Rp 40 ribu menjadi Rp 50 ribu untuk sekali jalan. Perubahan tarif itu, dikarenakan adanya kebutuhan layanan prokes di dalam kendaraan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Imam Suryono menjelaskan, Damri merupakan program turunan dari Pemerintah Pusat dan diprioritaskan terhadap masyarakat menengah ke bawah.

"Bus Damri mengangkut penumpang dari Terminal Kota Batu langsung menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Tidak menaikan atau menurunkan penumpang di sepanjang perjalanan menuju Bromo. Begitu juga sebaliknya. Itu kesepakatan kami dengan DAMRI. Jadi tak perlu khawatir berlebihan," jelasnya.

Diketahui, modal transportasi darat milik BUMN ini dioperasikan di 11 kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), salah satunya di Kota Batu yang berdekatan dengan kawasan TNBTS.

Di lain sisi, Pemkot Batu kini berusaha memulihkan perekonomian melalui gencaran produk-produk parawisatanya. Kadisparta Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan, pihaknya juga memperdayakan perekonomian pelaku wisata seperti para komunitas travel. Dengan memberikan paket kunjungan kepada wisatawan.

"Dengan hal ini, maka para pegiat travel bisa terbantu dengan melakukan rute wisata di Kota Batu ini," ujarnya.

Topik
bus damriperum damri cabang malangBu Tien PronojiwoPandemi Covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru