Bikin Geleng Kepala, Satgas DPUPRPKP Temukan Bambu 5 Meter saat Normalisasi Saluran

Apr 16, 2021 19:47
Nampak para personil Satgas DPUPRPKP setengah mengangkat bambu sepanjang kurang lebih 5 meter dari saluran air (Ist)
Nampak para personil Satgas DPUPRPKP setengah mengangkat bambu sepanjang kurang lebih 5 meter dari saluran air (Ist)

MALANGTIMES - Para personil Satuan Tugas (Satgas) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, geleng kepala. Sebab, saat melakukan pemantauan dan normalisasi saluran, masih saja menemukan banyak sampah-sampah yang dibuang oknum tak bertanggung jawab di saluran air. 

Seperti halnya hari ini, Jumat (16/4/2021) saat para personie Satgas DPUPRPKP Kota Malang melakukan pemantauan dan normalisasi di kawasan Jalan Sigura-Gura, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Saat itu, petugas menemukan sebuah bambu sepanjang 5 meter di dalam saluran air.

Kabid Bina Marga, DPUPRPKP Kota Malang, Eko Setyo Mahanani menjelaskan, awalnya petugas mendapatkan laporan dari masyarakat adanya saluran yang airnya meluber hingga ke bahu jalan. 

Para personil Satgas Saat tengah melakukan pembersihan sampah pada saluran air (Ist)

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh personel Satgas dengan menuju lokasi. Saat tiba dilokasi, petugas mendapati air nampak meluber hingga membasahi jalan. Dari situ petugas langsung masuk ke saluran dan kemudian mencari penyebab melubernya air pada saluran tersebut. 

"Setelah ditelusuri oleh petugas, ditemukan sampah-sampah yang menyumbat pada saluran," terangnya.

Dan yang membuat geleng kepala, bukan hanya sampah saja, namun dalam saluran juga ditemukan bambu sepanjang kurang lebih lima meter berada dalam saluran. Adanya bambu tersebut tak pelak membuat sampah-sampah yang dibuang dalam saluran kemudian tersangkut pada bambu tersebut hingga akhirnya menyumbat saluran.

"Oleh tim satgas kemudian bambu tersebut diambil, diangkat, sampah-sampah juga dibersihkan dan hasilnya saluran kembali lancar," terangnya.

Nampak para personil Satgas DPUPRPKP setengah mengangkat bambu sepanjang kurang lebih 5 meter dari saluran air (Ist)

Untuk itu, pihaknya kembali mengimbau agar masyarakat meningkatkan kesadarannya untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Tentunya hal tersebut dilakukan dengan tidak membuang sampah pada saluran air serta tidak dengan sengaja mempersempit saluran air. 

"Saluran itu dipergunakan untuk mengalirkan air, sehingga dapat menghindarkan dari banjir dan kerusakan struktur yang lain. Semoga masyarakat dapat menjaga keberlangsungan saluran dan menghindarkan dari penggunaan saluran diluar fungsinya," pungkasnya.

Topik
DPUPRPKP Kota MalangSaluran airDirjen Pendidikan Vokasi KemendikbudSatgas DPUPRPKP

Berita Lainnya

Berita

Terbaru