Pelaku Curanmor Satroni Rumah Bupati LIRA Malang Raya, Satu Motor Scoopy Amblas

Apr 14, 2021 08:45
Kondisi pintu rumah korban yang diikat tali oleh kawanan curanmor berlokasi di Jalan Mawar Gang 2, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (14/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Kondisi pintu rumah korban yang diikat tali oleh kawanan curanmor berlokasi di Jalan Mawar Gang 2, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (14/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Aksi kawanan pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) kian tidak terkendali. Kawanan ini beraksi di kawasan Jalan Mawar Gang 2, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (14/4/2021) sekitar pukul 03.28 WIB.

Pelaku membawa kabur motor matic Scoopy warna cokelat hitam abu-abu dengan nomor polisi N-5896-ABS atas nama Ratu Falasifah (20), anak dari Bupati LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Malang Raya, M. Zuhdy Achmadi.  

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh MalangTIMES.com di lokasi kejadian, Didik panggilan akrab M. Zuhdy Achmadi menduga pelaku beraksi menjelang sahur. "Jadi saya terakhir menggunakan motor scoopy itu sekitar pukul 19.30 WIB dan dalam keadaan terkunci stang. Lalu anak saya datang sekitar pukul 20.30 WIB kondisi pagar belum tergembok. Terus saya sekitar jam 22.30 WIB tertidur. Kemudian jam 03.15 saya sempat terbangun tapi akhirnya tertidur lagi dan bangun jam 03.50 WIB untuk persiapan sahur," jelasnya kepada MalangTIMES.com, Rabu (14/4/2021). 

Didik melanjutkan saat persiapan sahur dirinya tidak merasa ada yang janggal. Namun menjelang imsak sekitar pukul 04.10 WIB, Didik mengatakan bahwa ia hendak menaruh sampah di luar rumah. 

"Saat waktu akan membuka pintu rumah, ternyata gagang pintu rumah dalam keadaan terikat oleh tali sepatu warna hitam corak kuning. Langsung saya copot tali yang mengikat gagang pintu rumah dan ternyata sepeda motor Scoopy saya sudah hilang yang sebelumnya terparkir bersama Honda PCX di teras rumah," terang ketua DPD LIRA Malang Raya ini. 

Didik yang panik akhirnya menginformasikan kejadian pencurian sepeda motor miliknya tersebut ke grup WhatsApp warga dan malaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. 

Setelah diinformasikan ke grup WhatsApp warga, salah satu warga bernama Akbar Sutawijaya (28) yang beralamat di Jalan Mawar Gang 2 Nomor 18, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang mengaku sempat melihat dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor matic warna hitam. 

"Saya tadi lihat sekitar jam 03.18 WIB ada dua orang boncengan menggunakan sepeda motor matic kayaknya vario dari arah barat menuju timur. Yang nyetir agak besar tinggi pakai jaket hitam dan helm putih. Terus yang dibonceng pakai jaket hitam badannya agak kecil pakai helm hitam," ujar Akbar. 

Akbar melanjutkan, bahwa saat melintas dini hari di depan kediamannya tersebut, salah satu terduga pelaku yang dibonceng sempat menoleh ke arah kediamannya yang juga banyak terparkir sepeda motor di teras rumahnya. 

"Terus sekitar pukul 03.28 WIB saya melihat ada dua sepeda motor melintas dari arah timur ke barat. Satu, ada Honda Vario yang nyetir orangnya agak tinggi besar pakai helm putih melaju kencang. Terus ada Honda Scoopy yang disetir sama orang agak kecil," ujarnya. 

Setelah itu, Akbar pun kaget pada saat sahur ada yang berkendara di kampung dengan melaju kencang. Lalu dirinya sempat keluar rumah untuk melihat dua sepeda motor tersebut. "Lah saya curiga waktu datang kok pakai sepeda motor satu, terus baliknya kok pakai sepeda motor dua, terus kencang juga lewat depan rumah," terangnya. 

Akbar menambahkan bahwa dalam tayangan CCTV (Circuit Closed Television) yang berada di rumahnya memang benar terdapat dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario yang melintas di depan rumahnya sekitar pukul 03.18 WIB. "Di tayangan CCTV itu juga kelihatan terduga pelaku curanmor itu tampak lewat terus melaju kencang sekitar pukul 03.28 WIB," katanya. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan bahwa saat mendapatkan laporan dari korban, anggota Satreskrim Polresta Malang Kota langsung melakukan pengecekan ke TKP. 

"Anggota tadi sudah saya arahkan untuk cek ke TKP. Proses penyelidikan kita lakukan dan tayangan CCTV kita gunakan untuk membantu proses penyelidikan," tandasnya. 

 

Topik
Pelaku CuranmorBupati LiRa HM Zuhdy AchmadiLIRa Malang Rayabupa lira malang rayatinton yudha riambodobupa lira malang raya

Berita Lainnya

Berita

Terbaru