Mensos Risma dan Menko PMK Muhadjir Tinjau Lokasi Terdampak Gempa Malang, Ini yang DIsampaikan

Apr 12, 2021 09:26
Mensos Tri Rismaharini (kanan) Bersama Menko PMK Muhadjir Effendy saat meninjau salah satu lokasi terdampak gempa, Minggu (11/4/2021) (Foto: Fery/ MalangTIMES)
Mensos Tri Rismaharini (kanan) Bersama Menko PMK Muhadjir Effendy saat meninjau salah satu lokasi terdampak gempa, Minggu (11/4/2021) (Foto: Fery/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy terjun langsung ke  lokasi yang terdampak Gempa Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021) kemarin.

Mensos Risma sempat menuju ke beberapa titik akibat gempa seperti Lumajang dan Kabupaten Malang. Dalam kunjungannya pada Minggu siang tersebut, Mensos dan Menko PMK melihat langsung ke salah satu bangunan rusak akibat gempa yakni MAN 2 Malang yang berlokasi di Kecamatan Turen Kabupaten Malang.

Gempa yang mengguncang Kabupaten Malang dan sekitarnya pada Sabtu (10/4/2021) siang, memberikan dampak kerusakan yang parah di berbagai titik.

Mensos Risma juga menerangkan jika Kementrian sudah memberikan bantuan langsung kepada para korban yang terdampak dan rumahnya mengalami kerusakan. “Sudah dilakukan pengondisian penduduk. Dan untuk makan sudah kita drop sebanyak dua truk. Satu di Lumajang dan satu di Malang,” terangnya.

Dalam kunjungannya, Mensos juga menegaskan jika Kementrian juga sudah saling berkoordinasi untuk memberikan solusi berupa bantuan dan mendirikan posko pengungsian di beberapa titik.

Risma juga menambahkan jika sudah mendata beberapa warga yang rumahnya rusak untuk dialihkan ke posko pengungsian, dan lokasi lapangan sepak bola yang ada di sekitar daerah terdampak gempa juga dipilih untuk dijadikan posko pengungsian. “Khawatir nanti kalau ada gempa susulan, kita koordinasikan terus ke BMKG sampai kondisi benar-benar aman,” imbuh mantan Wali Kota Surabaya ini.

Sejalan dengan Mensos Risma, Menko PMK Muhadjir Effendy juga menjelaskan jika saat ini status yang disematkan dari situasi yang terjadi paska gempa tersebut adalah status tanggap bencana. “Penanganan infrastruktur nanti ditangguhkan pada tahap rehab rekon, sekarang tanggap bencana, dan yang di depan ini adalah Bu Mensos,” ungkap Muhadjir.

Menko PMK Muhadjir juga menegaskan jika saat ini yang terpenting adalah penyelamatan korban yang terdampak gempa terlebih dahulu, dan memenuhi kebutuhan dasar hidup seperti makanan dan posko pengungsian. “Nanti kita pikirkan soal infrastruktur (yang rusak),” ujarnya.

Ada beberapa aspek yang membuat tahap rekonstruksi infrastruktur terdampak gempa juga menjadi faktor penting, salah satunya seperti yang dikatakan Muhadjir adalah kondisi lempeng tanah yang ada di daerah tersebut. 

Untuk itu ia juga menambahkan jika hal tersebut merupakan ranah wewenang dari BMKG dalam melakukan pengkajian dan memberikan pantauan jika kondisi memang benar-benar sudah aman.

“Tadi Bu Mensos juga sudah sampaikan walau rusak ringan, kalau lahan di situ rawan longsor atau adanya irisan lempengan gempa harus ditunda (penanganan infrastruktur, red),” imbuh Menteri yang pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.

Topik
Gempa Malangpengamen jalananTri RismahariniMuhadjir Effendymensos rismaMenko PMK Muhadjir

Berita Lainnya

Berita

Terbaru