Bantu Korban Bencana NTT, DPM Unikama Inisiasi Gerakan Orwama Unikama Peduli

Apr 11, 2021 16:58
Para mahasiswa Unikama yang melakukan aksi galang dana. (Ist)
Para mahasiswa Unikama yang melakukan aksi galang dana. (Ist)

MALANGTIMES - Bencana banjir di Nusa Tenggara Timur (NTT) menimbulkan korban jiwa dan rusaknya ribuan rumah. Hal tersebut tak pelak membawa duka mendalam bagi para keluarga korban. 

Namun bukan hanya para korban yang berduka. Kesedihan juga dirasakan civitas Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), yang notabene banyak mahasiswanya dari NTT.

Karena itu, untuk menunjukkan kepeduliannya, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unikama bersama dengan seluruh organisasi mahasiswa (ormawa) Unikama, himpunan mahasiswa program studi (HMPS), senat fakultas, dan yang lainnya melakukan konsolidasi adanya kegiatan sosial.

"Kami merancang kegiatan aksi sosial penggalangan dana, hingga disepakati Gerakan Ormawa Unikama Peduli. Kegiatan sudah dirancang sekitar satu minggu yang lalu," terang Ardi Naga Parawansa (21), koordinator utama Gerakan Ormawa Unikama, Minggu (11/4/2021).

Dari Gerakan Ormawa Unikama Peduli itu, kemudian para mahasiswa sepakat  melakukan penggalangan dana di masyarakat serta open donasi segala jenis bantuan, baik itu obat, makanan, selimut dan yang lainnya.

Sebelum melakukan penggalangan dana, Gerakan Ormawa Unikama Peduli berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) terkait mekanisme penggalangan dana. "Tapi kami turun dulu, menggalang dana, kemarin Sabtu ada sekitar 40 mahasiswa. Mereka dibagi di lima titik di wilayah Kota Malang. Yang jelas teman-teman sangat antusias," beber Ardi.

Pada hari pertama penggalangan dana, hasilnya cukup menggembirakan karena masyarakat cukup antusias menyumbang. Namun, penggalangan dana tidak hanya sekali. Aksi penggalangan dana juga akan kembali dilakukan pada Senin (12/4/2021).

"Donasi nanti akan disalurkan ke lembaga terkait di NTT. Kami cuma mengumpulkan apa yang diperlukan korban di sana melalui Dinsos. Harapan kami gerakan ini nantinya juga akan berlanjut, sehingga tak hanya sekali saja," terangnya.

Shella Nuritasari, ketum Senat Mahasiswa Fakultas Hukum Unikama, menambahkan,  kegiatan ini bukan hanya soal kemanusiaan, tapi juga soal eksistensi sebagai moral force. Sebagai organisasi, mereka harus selalu memberikan nilai-nilai baik agar setiap problematika dalam bangsa ini menjadikan penguat persatuan bangsa.

Menurut dia, fuka para korban di NTT merupakan duka bersama. Karena itu, dalam aksi galang dana tersebut, tagline 'Duka Mereka Juga Duka Kita Bersama' digaungkan dalam aksi sosial itu melalui poster-poster.

"Sehingga semakin kuat dan bukan malah pesimis terhadap bangsa kita sendiri. Oleh karena itu, saya sangat berterima kasih kepada seluruh ormawa Unikama terutama DPM Unikama, yang memprakarsai dan telah bekerja keras agar seluruh ormawa bisa berkontribusi untuk saling membantu satu sama lain," pungkasnya.

Topik
unikama malangbantuan bencana NTT

Berita Lainnya

Berita

Terbaru