Gempa Malang Jelang Ramadan, Gubernur Jatim: Prioritaskan Perbaikan Tempat Ibadah

Apr 11, 2021 13:49
Gubernur Jatim Khofifah (tengah) saat melakukan tinjauan ke lokasi yang terdampak paska gempa, Minggu (11/4/2021) (Foto: Fery/ MalangTIMES)
Gubernur Jatim Khofifah (tengah) saat melakukan tinjauan ke lokasi yang terdampak paska gempa, Minggu (11/4/2021) (Foto: Fery/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gempa yang mengguncang Kabupaten Malang  dan sekitarnya pada Sabtu (10/4/2021) siang membuat puluhan rumah, tempat ibadah dan fasilitas umum rusak. Gempa dengan kekuatan 6,7 SR yang berlangsung selama 37 detik ini sempat membuat beberapa titik lokasi di Kabupaten Malang ini rusak.

Gubernur Jawa Timur Khofifaf Indar Parawansa, dalam kunjungannya ke wilayah Kabupaten Malang memberikan instruksi untuk memprioritaskan beberapa aspek dalam perbaikan. "Karena besok ini masuk bulan Ramadan, fasilitas ibadah khususnya musala dan masjid agar segera dilakukan proses perbaikan," ujar Khofifah saat berkunjung ke MAN 2 Malang, Minggu (10/4/2021).

Khofifaf juga menyampaikan jika sudah berkoordinasi dengan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dalam proses evakuasi dan penanganan akibat gempa.

"Pak Pangdam juga sudah menginstruksikan timnya di jajaran Kodim dan Korem untuk digerakkan melakukan perbaikan secepatnya. Untuk kerusakan yang sedang atau berat akan dilihat dulu konstruksinya dan dilakukan tindakan," ucapnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sedang melakukan proses identifikasi dan inventarisasi terkait dengan kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa.

Disinggung mengenai bantuan yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi, Khofifaf masih belum bisa memastikan besaran nominal yang akan digelontorkan.

Nantinya dalam penanganan akibat bencana ini, Pemprov dan Pemkab sudah menyiapkan anggaran Bantuan Tak Terduga (BTT). "Kita punya BTT pemprov, kabupaten juga punya BTT, tapi kita akan sinkronkan apa yang akan di-Support oleh pemprov dan disiapkan oleh kabupaten," ujarnya.

Khofifah juga menambahkan bahwa pihak Pemprov sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Letjen TNI Doni Monardo dan beberapa pihak lain yang terkait untuk segera melakukan tindakan. "Sama-sama kami semua akan mencari solusi secepatnya," imbuh Mantan Menteri Sosial tersebut.

Topik
Berita MalangKhofifah Indar ParawansaGempa Malangkamudifilm minari

Berita Lainnya

Berita

Terbaru