Pasca Gempa, Pemkab Malang segera Inventarisasi dan Bangun Posko Kesehatan

Apr 11, 2021 08:12
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto saat ditemui MalamgTIMES.com usai menggelar rakor bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara virtual, Sabtu (10/4/2021) tengah malam. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto saat ditemui MalamgTIMES.com usai menggelar rakor bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara virtual, Sabtu (10/4/2021) tengah malam. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang hadir dalam gelaran rapat koordinasi (rakor) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara virtual membahas terkait dampak bencana gempa bumi berkekuatan 6,1 SR (skala richter) pada hari Sabtu (10/4/2021) yang dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Timur termasuk Kabupaten Malang.

Dalam rakor tersebut, Pemkab Malang yang di wakili oleh Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan, bahwa untuk saat ini petugas dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang sedang melakukan inventarisasi dampak bencana gempa bumi. 

"Malam ini seluruh aparat kecamatan dan BPBD bekerja keras untuk melakukan inventarisasi dan klasifikasi termasuk verifikasi bagaimana tingkat kerusakan," ujarnya kepada MalangTIMES.com, Sabtu (10/4/2021) malam.

Politisi PDI Perjuangan ini menuturkan bahwa inventarisasi kerusakan dampak dari gempa bumi diklasifikasi mulai kerusakan ringan, kerusakan sedang, hingga kerusakan berat yang harus terus dilakukan update real time. 

"Insya allah besok (hari ini, red) Bu Gubernur, BNPB, Pangdam kemudian Kapolda akan melakukan kunjungan dan melihat secara langsung kejadian gempa yang hari ini menimpa saudara kita di wilayah Malang Selatan, utamanya Tirtoyudo dan Ampelgading," terangnya. 

Selain itu, dikatakan Didik bahwa Pemkab Malang juga secara bertahap mempersiapkan langkah-langkah darurat untuk menanggulangi dampak gempa bumi seperti pembangunan posko kesehatan

"Pemkab Malang berkewajiban yang paling utama posko kesehatan. Dalam rangka memberikan pelayanan utamanya kepada saudara-saudara kita yang saat ini secara psikologis ada traumatis termasuk anak-anak ya," jelasnya. 

Secara keseluruhan dalam proses berkehidupan, Didik menuturkan bahwa harus tetap kuat. Nantinya, dalam posko kesehatan yang disediakan secara bertahap juga akan disiapkan trauma healing bagi korban bencana gempa bumi. 

"Kita sedang berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Malang tentunya nanti kita bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi besok (hari ini, red) kita coba kita perbantukan di sana," ujarnya. 

Terakhir, pihaknya terus berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk memantau langsung perkembangan dari terjadinya bencana gempa bumi. 

"Kalau Bu Gubernur tadi ini beliau meminta info-info yang di lapangan tentunya ini sebagai tanggungjawab tanggap darurat kewajiban kita. Terlebih Kabupaten Malang salah satu peta terdampaknya," pungkasnya. 

Topik
Gempa BumiKabupaten MalangKhofifah Indar Parawansalaka tunggal

Berita Lainnya

Berita

Terbaru