Tak Ada Hujan, Paska Gempa Telaga Buret di Tulungagung Keluarkan Air Besar

Apr 10, 2021 20:03
Air besar yang keluar dari telaga Buret (Foto : Video Karsi Nerro / TulungagungTIMES)
Air besar yang keluar dari telaga Buret (Foto : Video Karsi Nerro / TulungagungTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES - Fenomena aneh terjadi di tengah gempa Malang yang dirasakan getarannya hingga di Kabupaten Tulungagung. Telaga Buret yang berada di Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung tiba-tiba mengeluarkan air dari dalam tanah dengan volume cukup besar.

Ketua kelompok sadar wisata Telaga Buret Karsi Nerro Soethamrin mengatakan, jika fenomena air yang keluar dari telaga Buret bukan merupakan hal yang pertama kali disaksikan.

"Satu bulan lalu juga terjadi banjir dan tiba-tiba air keluar dari dalam telaga dengan jumlah besar," kata Karsi, Sabtu (10/4/2021).

Saat gempa, Karsi masih berada di dalam masjid. Namun, sekitar lima menit dari gempa itu, ia diberitahu seseorang jika tiba-tiba telaga Buret mengeluarkan air dengan volume besar.

"Sekitar lima menit dari gempa, tiba-tiba air keluar dari dasar dan sela-sela batu hingga mengakibatkan banjir," jelasnya.

Saat gempa hingga keluar air besar, telaga Buret yang berada di Desa Sawo dalam keadaan terang benderang atau tidak terjadi hujan. Kejadian ini, menurut Karsi, bisa dilihat dari dua sisi yang berbeda, yakni fenomena alam dan juga sesuatu yang mengandung misteri (mistis).

"Ya memang masih banyak kejadian di situ yang di luar nalar manusia. Namun saya lebih memandang sebagai fenomena alam yang tadi memang ada gempa besar," jelasnya.

Sementara itu, Heri Setiono salah satu tokoh Kasepuhan Sendang Tirto Mulyo mengungkapkan, kejadian air bah yang berasal dari sumber telaga Buret ini memang terkadang terjadi tanpa diduga.

"Bahkan saat kemarau panjang, telaga itu kadang mengeluarkan air yang mengakibatkan wilayah sekitar menjadi banjir atau tergenang air," kata Heri.

Fenomena seperti ini, disebut Heri menjadi keistimewaan telaga Buret yang memang banyak hal aneh terjadi. Namun, ia tidak menarik kejadian itu dalam pemikiran yang aneh-aneh, melainkan menganggap sebagai fenomena alam semata.

"Ya, itu sebagai fenomena alam. Jadi, memang dari zaman dahulu telaga Buret ini sering mengeluarkan air yang sangat besar di waktu tertentu. Kebetulan, hari ini keluar air saat ada gempa cukup besar," jelas Heri.

Telaga Buret sendiri tak bisa dilepaskan begitu saja dari berbagai mitos dan cerita mistis. Salah satu mitos yang berkembang mengenai telaga Buret adalah Mbah Djigangdjoyo.

Sosok Djigangdjoyo ini dipercaya masyarakat merupakan seorang pangeran pada masa Majapahit. Ia menjadi pimpinan segerombol penunggang kuda, di mana mereka merasa kehausan saat melintasi suatu daerah, terutama bayi yang ikut dalam rombongan tersebut.

Djigangdjoyo kemudian menggali lubang untuk mendapatkan air minum. Namun, air tersebut terus mengucur dan menggenang hingga menjadi sebuah telaga. Sebelum Djigangdjoyo dan rombongannya pergi, ia berpesan pada warga setempat agar merawat sumber air tersebut.

Akhirnya, tradisi Ulur-Ulur digelar setiap bulan Suro (kalender Jawa). Hal tersebut dilakukan sebagai rasa syukur atas dilimpahkannya nikmat berupa air telaga yang selalu ada sepanjang tahun hingga dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.

 

Topik
Telaga BuretWisata Telaga Buret Tulungagungmitos telaga buretkerusakan gempa di tulungagungGempa Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru