Kasus Doxing terhadap Jurnalis Nusadaily.com Berakhir Damai

Apr 09, 2021 19:36
Para perwakilan Pergerakan Aremania MMGA bersama jajaran pimpinan perusahaan Nusadaily.com saat menyatakan perdamaian atas dugaan kasus doxing kepada jurnalis, Jumat (9/4/2021). (Foto: Dok Nusadaily.com) 
Para perwakilan Pergerakan Aremania MMGA bersama jajaran pimpinan perusahaan Nusadaily.com saat menyatakan perdamaian atas dugaan kasus doxing kepada jurnalis, Jumat (9/4/2021). (Foto: Dok Nusadaily.com) 

MALANGTIMES - Kasus serangan doxing yang diduga dilakukan akun Instagram @mmgachannel dan @aaayyyuuubbb_ terhadap dua jurnalis Nusadaily.com,  Amanda Egatya dan Lionita, akhirnya berakhir damai. Kedua pihak saling memaafkan. 

Pernyataan saling memaafkan tersebut dilakukan pada Jumat (9/4/2021) di Kantor Nusadaily.com. 

Dimulai dengan rombongan rekan-rekan pergerakan Aremania MMGA (Make Malang Great Again) yang mendatangi Kantor Nusadaily.com. Yang turut serta dalam rombongan tersebut antara lain Andi Sinyo, Vandy Wijaya, dan Abenk Rizky. 

Pertemuan tersebut, selain dihadiri para Aremania MMGA, juga turut hadir CEO (Chief Executive Officer) Nusadaily.com Hanan Jalil, COO (Chief Operating Officer) Nusadaily.com Bagus Ary Wicaksono, serta  jurnalis Nusadaily.com Amanda Egatya dan Lionita. 

Hadir pula sebagai saksi, yakni Ketua AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia) Malang periode 2008-2012 Abdi Purnomo, Ketua AJI Malang Mohammad Zainudin, dan perwakilan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Malang Raya Eka Susanti. 

Usai pertemuan tersebut, Andi Sinyo mengatakan bahwa permasalahan yang melibatkan Nusadaily.com dengan pemilik akun instagram @mmgachannel dan @aaayyyuuubbb_ atas dugaan serangan doxing terhadap jurnalis akhirnya disepakati untuk damai.  "Akhirnya bersepakat untuk berdamai dan saling memaafkan, tidak mempermasalahkan apa pun di kemudian hari. Terus kemudian dari dua belah pihak akan memposting berita-berita yang baik bagi kedua pihak," ungkapnya kepada awak media, Jumat (9/4/2021). 

Andi Sinyo menambahkan, setelah kesepakatan untuk berdamai dari kedua belah pihak, tidak ada yang saling lapor untuk memperpanjang permasalahan ini. 

Untuk mencegah adanya gerakan bawah tanah suporter, Andi Sinyo  yang juga selaku bagian dari pengelola akun instagram @mmgachannel akan melakukan upaya takebdown postingan. 

"Kami akan take down unggahan terkait dugaan doxing dan akan mengunggah klarifikasi dan koreksi terkait dugaan doxing terutama yang menyangkut pribadi Amanda Egatya dan Lionita," terangnya. 

Pihaknya juga menyatakan agar Amanda Egatya tidak perlu khawatir atau mengalami rasa takut berlebih. Andi Sinyo menegaskan bahwa pihaknya akan membantu Amanda Egatya jika nantinya terjadi serangan dari kelompok suporter Aremania di media sosial. 

"Saya rasa Mbak Amanda tidak perlu khawatir. Artinya, kami akan bantu. Nggak mungkin teman-teman ini  melakukan hal-hal konyol melawan hukum, tidak akan mungkin. Kami akan bantu kok sampai mana pun. Kalau Mbak Amanda diganggu, ya saya turun langsung ke teman-teman," tegasnya. 

Sementara itu, CEO Nusadaily.com Hanan Jalil pun memberikan apresiasi kepada rekan-rekan Pergerakan Aremania MMGA yang sudah bersedia bertabayun dengan datang ke Kantor Nusadaily.com. 

Pihaknya juga akan melakukan pencabutan aduan ke Polresta Malang Kota terkait dugaan doxing yang dilakukan oleh akun instagram @mmgachannel dan @aaayyyuuubbb_ terhadap dua jurnalisnya, Amanda Egatya dan Lionita. 

"Kami menghargai langkah yang ditempuh oleh pihak @mmgachannel. Saya mewakili Amanda Egatya dan Lionita menyampaikan terima kasih untuk dukungan PWI Malang Raya, AJI Malang raya, AMSI dan teman-teman media lain yang mendukung penuh kami," ujarnya. 

Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan penandatangan risalah perdamaian oleh para pihak dan para saksi. Surat itu dibuat rangkap dua. Satu untuk pihak @mmgachannel dan satu lagi akan dikirim ke Polresta Malang Kota. 

Sementara, COO Nusadaily.com Bagus Ary Wicaksono mengatakan bahwa pihaknya berharap, apa yang dilakukan oleh rekan-rekan Pergerakan Aremania MMGA dapat menjadi contoh kelompok massa lainnya yang menyelesaikan permasalahan dengan tabayun dan damai. 

"Upaya (Aremania, red) MMGA yang datang ke Kantor Nusadaily.com untuk tabayun ini saya harap bisa jadi contoh komunitas maupun kelompok massa lainnya. Jangan ada doxing di antara kita," tandasnya.

Topik
Kasus doxing jurnalisPemenang Malang Got Culture TalentPolresta Malang Kota

Berita Lainnya

Berita

Terbaru