Facebook Hapus Ratusan Akun Palsu Kelompok Anti Iran, Berikut Alasannya

Apr 08, 2021 17:32
Ilustrasi Facebook (Foto : Internet)
Ilustrasi Facebook (Foto : Internet)

INDONESIATIMES – Facebook baru saja melaporkan bahwa pihaknya pada Selasa (6/4), telah menghapus ratusan akun palsu yang terkait dengan sebuah kelompok militan anti Iran dan kelompok pengusik dunia maya (troll farm) di Albania.

Unggah konten kritik pemerintah 

Akun palsu yang telah diblokir tersebut diketahui mengunggah konten yang mengkritik pemerintah Iran dan mendukung Mujahidin-e-Khalq, kelompok pembangkang yang dikenal sebagai MEK. 

Menggunakan nama samaran dan profil palsu

Dalam banyak kasus, akun-akun tersebut menggunakan nama samaran dan foto profil palsu, seperti foto selebritas Iran atau almarhum tokoh oposisi. Dan sebagian kecil pada akun Instagram terbaru tampaknya telah menggunakan gambar profil yang dibuat komputer.

Dilansir dari detikINET, Rabu (7/4/2021) Facebook telah menetapkan bahwa akun-akun palsu tersebut dijalankan dari satu lokasi di Albania oleh sekelompok individu yang bekerja atas nama MEK.

Membagikan informasi salah ke media sosial

Selain itu Facebook juga menemukan petunjuk lain tentang kelompok pengusik dunia maya atau troll farm. Para pekerja di kelompok ini dibayar untuk mengunggah informasi salah ke media sosial. 

Perilaku pengguna salah

Facebook juga mengatakan bahwa pihaknya menghapus akun semacam demikian, dikarenakan berdasarkan dari perilaku mereka, bukan materi yang diunggah pada media sosial.

Misalnya, para peneliti menemukan bahwa aktivitas yang dilakukan tampaknya mengikuti hari kerja Eropa Tengah. Jumlah konten yang diunggah meningkat setelah pukul 09.00 dan lalu menurun di penghujung hari dan jeda saat makan siang. Akan tetapi, Facebook tidak menemukan bukti bahwa ada orang yang dibayar.

“Bahkan troll (pengusik) perlu makan,” kata Ben Nimmo yang bekerja di Facebook Global Threat Intelligence Investigations, dalam panggilan konferensinya dengan media.

Dewan Nasional untuk Perlawanan di Iran, sebuah kelompok wadah yang mencakup MEK, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tidak ada satu pun akun, baik yang terkait dengan organisasi maupun MEK yang dihapus. Organisasi tersebut juga membantah keberadaan kelompok troll di Albania yang terkait dengan MEK. 

Perlu diketahui, MEK merupakan kelompok terkemuka yang menentang pemerintahan Iran. Kelompok tersebut membunuh orang Amerika sebelum Revolusi Islam pada 1979 dan dicap sebagai organisasi teroris oleh Departemen Luar Negeri hingga 2012. 

Namun demikian, politisi AS dari kedua partai termasuk Rudy Giuliani dan Newt Gingrich telah memberikan pidato berbayar kepada MEK di masa lalu. 

Facebook menyatakan bahwa jaringan akun palsu tersebut paling aktif pada tahun 2017 dan sempat kembali pada akhir tahun 2020. Secara keseluruhan, lebih dari 300 akun, halaman, dan grup di Facebook dan Instagram dihapus sebagai bagian dari tindakan perusahaan. 

Topik
Facebookakun anti iran

Berita Lainnya

Berita

Terbaru