Dukung Wisata Halal, UB Bakal Buka Program Studi Bisnis Jasa Makanan Halal

Apr 07, 2021 19:22
Direktur Pendidikan Vokasi UB dalam zoom meeting pembukaan Prodi D4 Bisnis Jasa Makanan Halal (Screenshoot Zoom).
Direktur Pendidikan Vokasi UB dalam zoom meeting pembukaan Prodi D4 Bisnis Jasa Makanan Halal (Screenshoot Zoom).

MALANGTIMES - Ramaikan potensi wisata halal di Malang Raya, Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya (UB) Malang berencana membuka program studi baru yaitu D4 Jasa Makanan Halal. Prodi baru tersebut merupakan prodi ke-6 di program Vokasi UB. Sosialisasi rencana pembukaan prodi baru itupun digelar melalui zoom meeting pada hari ini, Rabu (07/04/2021).

Direktur Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya (UB), Prof Unti Ludigdo menyampaikan, mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam, maka dari itu UB ingin menciptakan prodi Bisnis Jasa Makanan Halal tersebut.

“Dan jika mengacu kepada Pancasila, hal ini juga memiliki relevansi dengan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa,” ujar Unti.

Dalam sambutannya, Unti juga menyampaikan visi, misi, dan latar belakang dari pendirian program studi ini, baik dari sisi internal dan eksternal kampus.

Dia menyebut, latar belakang internal antara lain dikarenakan UB merupakan penggagas dan pendukung berkembangnya industri halal dan terkemuka. Di samping itu, UB sudah memiliki prodi S1, S2, dan S3 yang sudah mapan di bidang terkait dengan pangan dan kesehatan, ekonomi dan bisnis, hospitality, serta memiliki beberapa lembaga pengembangan ekosistem halal yakni Pusat Studi Halal Thoyib, Halal Qualified Industry Development (Hal-Q Id).

Kemudian untuk faktor eksternal, Unti menyebut jika yang melatarbelakangi pendirian prodi ini juga tak kalah penting antara lain hospitality menjadi salah satu fokus pengembangan bidang. Hal itu sebagaimana disampaikan Ditjen Vokasi dan melihat belum adanya Perguruan Tinggi yang secara spesifik menyelenggarakan pendidikan bisnis kuliner halal.

Pengembangan prodi halal ini merujuk pada UU No. 33 tentang Jaminan Produk Halal dan Peraturan Pemerintah No. 39 tahun 2021 mengenai Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.

Dengan berbagai multidisiplin ilmu seperti bisnis, pariwisata, tata boga, ilmu pangan, gizi, dan syari'ah yang meliputi prodi ini, lulusan diharapkan memiliki karakter pribadi yang berkomitmen pada pengembangan industri halal, memiliki kemampuan analisa kelayakan kandungan gizi dan kesehatan makanan, dan masih banyak lagi.

“Harapannya, ke depan Vokasi UB tidak hanya dapat menjadi pelopor dan penggagas di bidang pendidikan industri halal, tetapi juga menyediakan lulusan yang berkualitas yang memiliki prospek kerja sebagai chef halal di hotel dan restoran, auditor internal atau penyelia halal pada industri makanan dan minuman, enterpreneur bisnis kuliner halal, dan lain sebagainya,” papar Unti.

Sebagai informasi, selain dihadiri Direktur Vokasi, Prof. Dr. Unti Ludigdo, SE., M.Si., Ak. konferensi ini juga dihadiri oleh Dinas Pariwisata dan Budaya dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, Indonesia Halal Lifestyle Center (ILHC), dan Asosiasi Chef Halal Indonesia.

Topik
Wisata Halalpendidikan vokasiUniversitas BrawijayaKota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru