Pengunduran Diri Razman Arif dari Kubu Moeldoko Berujung Sindiran Sana-sini

Apr 03, 2021 07:37
Razman Arif (Foto: INDOZONE SUMUT)
Razman Arif (Foto: INDOZONE SUMUT)

INDONESIATIMES- Pengacara Razman Arif Nasution memutuskan mundur dari kubu Moeldoko per Jumat (2/4/2021). Keputusan itu, ia ambil usai pemerintah menolak hasil KLB Deli Serdang pada 31 Maret 2021 lalu.

"Benar, saya mundur," ujar Razman.  

Keputusan Rizman mundur dari kubu Moeldoko ini langsung menyita perhatian. Ia pun menuai sindiran dari banyak pihak.  

Seperti diketahui, Razman awalnya menjabat sebagai Kepala Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat versi KLB. Melalui konferensi pers Jumat siang, Razman melontarkan berbagai alasan mengapa mundur dari kubu Moeldoko.

Salah satunya yakni dengan keberadaan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin, di kubu Moeldoko. Bahkan, Razman mengatakan jika Nazaruddin menjadi beban lantaran kerap mengintervensi kerjanya di bidang hukum.

"Keberadaan Nazaruddin adalah beban bagi Partai Demokrat hasil KLB. Kenapa jadi beban? Itu pertimbangan saya sendiri," cetusnya.  

Kendati demikian, ia tak lantas mengakui jika PD yang dipimpin AHY benar. "Bukan berarti bahwa kubu AHY sudah benar. Saya tetap melihat AD/ART yang dilahirkan 2020 cacat. Saya tak bergeser dari situ," jelas Razman.  

Selain itu, ia juga menyebut nama Darmizal yang juga bergabung dalam kubu Moeldoko. Razman mengaku kerap berseberangan dengan Darmizal.

"Saya nggak bisa jika ada upaya-upaya yang patut diduga melakukan intervensi pada saya, apalagi dia tak mengerti hukum. Karena itu, saya merasa sangat tak sejalan dengan Saudara Darmizal dan Nazaruddin," kelakarnya.

Mengetahui langkah Razman, Demokrat kubu AHY pun menyebut jika mantan kadernya itu sedang pansos. "Istilah anak milenialnya pansos, 'panjat sosial'. Biar publik yang akan menilai Razman masuk kategori mana," ucap Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani.

Sindiran untuk Razman juga datang dari para loyalis Moeldoko. Jubir kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, menilai Razman sedang terkena virus lemah gairah.

"Yang tidak kuat akan mudah terserang virus lemah gairah dan akan terseleksi secara alamiah," ucap Rahmad.

Rahmad mengatakan jika DPP Partai Demokrat akan tetap solid di bawah pimpinan Moeldoko untuk melanjutkan langkah politik ke tahap berikutnya. 

Topik
Partai Demokratmoeldokorazman arif nsution

Berita Lainnya

Berita

Terbaru