Berikan Rasa Aman Saat Beribadah, Polresta Malang Kota Terjunkan 300 Personel

Apr 02, 2021 17:14
Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Sutantyo saat ditemui MalangTIMES.com di luar Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel, Jumat (2/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Sutantyo saat ditemui MalangTIMES.com di luar Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel, Jumat (2/4/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Untuk memberikan rasa aman kepada umat Kristiani yang menjalankan ibadah Jumat Agung dan persiapan peringatan Hari Paskah, Polresta Malang Kota menerjunkan setidaknya 3 SSK (Satuan Setingkat Kompi) atau kurang lebih 300 personel yang disebar di masing-masing gereja di Kota Malang. 

"Dalam rangka Paskah 2021 Polresta Malang Kota tempatkan personel di seluruh gereja. Diutamakan dan dipertebal gereja-gereja yang melaksanakan ibadah paskah. Polresta Malang Kota menyiapkan 3 SSK kurang lebih 300 personel," ungkap Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Sutantyo kepada MalangTIMES.com, Jumat (2/4/2021). 

Berikan-Rasa-Aman-Saat-Beribadah-Polresta-Malang-Kota-Terjunkan-300-Personel-1254f6cda35c1bd25.jpg

Setidaknya terdapat 5 gereja di Kota Malang yang diberikan atensi khusus terkait pengamanan peringatan Hari Paskah. Yakni, Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel (Gereja Ijen), Gereja Hati Kudus Yesus (Gereja Kayutangan), Gereja Santo Albertus, Gereja YHS Malang dan Gereja Ratu Rosari. 

Perwira dengan satu melati di pundaknya ini menuturkan, bahwa personel kepolisian ditempatkan di masing-masing gereja mulai dari persiapan hingga akhir pelaksanaan peringatan Hari Paskah. 

"Setiap jadwal ibadah paskah kami tempatkan personel. Mulai sebelum pelaksanana hingga selesai pelaksanaan (Hari Paskah, red)," ujarnya. 

Lanjut Sutantyo, bentuk pengamanan yang akan dilakukan oleh para personel di masing-masing gereja saat peringatan Hari Paskah, yakni pengamanan terbuka dan tertutup. 

"Bentuk pengamanannya terbuka dan tertutup. Jumlah personel menyesuaikan jumlah gereja, kapasitas jumlah jemaat dan besar kecilnya gereja," terangnya. 

Untuk teknisnya sendiri, Sutantyo menjelaskan, bahwa pengetatan dan peningkatan pengamanan dilakukan mulai dari pintu masuk gereja. "Kami cek barang bawaan, ada pemeriksaan menggunakan metal detector, pengecekan prokes (protokol kesehatan, red)," katanya. 

Petugas pengamanan dalam gereja juga dikatakan Sutantyo, ditugaskan untuk membantu pengetatan pengamanan saat perayaan Hari Paskah di masing-masing gereja. 

Berikan-Rasa-Aman-Saat-Beribadah-Polresta-Malang-Kota-Terjunkan-300-Personel-275150356d1b27170.jpg

"Kami tekankan pada petugas pengamanan dalam gereja itu sendiri yang mengenali jemaatnya, yang bukan jemaatnya tentu mereka yang lebih mengenal," terangnya. 

Terakhir, Sutantyo menuturkan, kondisi di Kota Malang hingga sampai saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif dari oknum-oknum yang hendak membuat kekacauan di Kota Malang. 

"Kondisi di Kota Malang sampai saat ini kondusif. Mohon sampai selesai paskah dan seterusnya tetap kondusif. Penjagaan akan selesai sampai selesai paskah. Kami juga berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama," pungkasnya.

Topik
Polresta Malang KotaGereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung KarmelTerjunkan 300 Personel

Berita Lainnya

Berita

Terbaru