UIN Maliki Malang Terus Genjot Penambahan SDM Guru Besar

Apr 02, 2021 16:23
Rektor UIN Maliki Malang Prof Abdul Haris (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Rektor UIN Maliki Malang Prof Abdul Haris (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jumlah guru besar di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, nampaknya bakal bertambah. Hal ini setelah Senat UIN Maliki Malang melakukan sidang senat pertimbangan kenaikan jabatan dosen.

Rektor UIN Maliki Malang Prof Abdul Haris menjelaskan, jika dalam sidang senat, terdapat 7 orang dosen yang mengajukan jabatan ke guru besar. Tujuh orang tersebut, terdapat dosen dari jabatan Lektor, dan juga ada dosen yang dari Lektor Kepala.

"Dari Lektor ke jabatan Guru Besar ada 2 orang. Kemudian dari Lektor Kepala ke Guru Besar ada 5 orang," jelasnya.

Dalam sidang, dibahas mengenai aspek-aspek karya ilmiah maupun persyaratan khusus. Di mana, Lektor ke guru besar terdapat syarat khusus, yakni 4 karya ilmiah dan Lektor Kepala ke guru besar hanya memerlukan 1 karya ilmiah jurnal terindeks scopus.

"Setelah tahapan perimbangan melalui sidang senat, maka kemudian apa-apa yang kurang harus dilengkapi. Setelah lengkap baru kemudian diusulkan ke Kementerian Agama (Kemenag)," bebernya.

Guru besar ini memang peningkatannya benar-benar didorong. Harapannya, seperti diketahui jika UIN Maliki Malang memiliki 45 Program Studi (Prodi) yang setidaknya setiap prodi memiliki 1 guru besar.

"Tapi idealnya, bukan hanya 1 guru besar, melainkan 2. Sehingga nantinya guru besar jumlahnya tidak 45, namun dua kali lipatnya, 90 guru besar," terangnya.

Disinggung terkait penambahan guru besar menjadi prioritas, Haris menyebut, karena UIN Malik Malang merupakan perguruan tinggi yang besar. Sehingga SDM perlu dikuatkan untuk perkembangan perguruan tinggi. Namun, bukan berarti dalam pengembangan fokus penguatan SDM, pengembangan infrastruktur diabaikan.

"Bukan meremehkan infrastruktur, tapi yang paling pokok memang SDM. Ini yang berpengaruh langsung pada mahasiswa. Mahasiswa berkualitas, alumninya juga berkualitas," bebernya.

Pihaknya berharap, sebelum masa jabatannya habis, jumlah guru besar di UIN Malang semakin bertambah. Seperti diketahui, jika saat ini jumlah guru besar di UIN Maliki Malang sekitar 26 orang.

"Yang masih belum turun SK-nya masih banyak. Tapi nanti bulan Mei, tambah lagi 5 lah. Semoga segera turun SK-nya," tutupnya.

Sementara itu, dalam sidang senat, juga membahas kenaikan jabatan beberapa dosen yang naik jabatannya dari Lektor menuju Rektor Kepala. Pada posisi tersebut, terdapat 6 orang dosen yang diusulkan naik jabatan.

 

 

Topik
UIN Maliki MalangGuru Besar UIN MALIKI MalangRektor UIN Maliki MalangProf Abdul HarisBerita Pendidikan Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru