PD Rangkul Kubu Moeldoko, Pengamat Sebut AHY Ambil Momentum Dongkrak Elektabilitas

Apr 02, 2021 09:42
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto: Kompas TV)
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto: Kompas TV)

INDONESIATIMES - Pemerintah telah menolak hasil KLB Deli Serdang pada Rabu (31/3/2021). Terkait hal ini, Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) siap merangkul eks kader di kubu Moeldoko.  

Pernyataan AHY itu lantas menarik perhatian pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Ujang menilai jika keputusan itu diambil justru untuk menaikkan elektabilitas Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).  

"Ada momentum lanjutan, pertama ada momentum kemenangan AHY katakanlah dengan ditolaknya KLB kubu Moeldoko. Kedua AHY tidak ingin kehilangan momentum berikutnya," kata Ujang.

Ujang mengklaim jika AHY harus menjadi tokoh yang bijak dalam konteks persoalan konflik di tubuh Partai Demokrat.  

"Tentu AHY akan bermain panjang, tidak hanya dalam konteks menang, pemerintah dengan ditolaknya kubu KLB lalu ada terusan cerita lainnya. Masalah terusan cerita itu ya terkait AHY merangkul pihak-pihak itu tadi, pihak yang mengkudetanya sendiri," sambungnya.

Ujang lantas menyinggung Marzuki Ali dkk yang mencabut gugatan kepada AHY di pengadilan. Ia menilai ada kemungkinan Marzuki Ali untuk kembali ke PD.  

"Itu kan ada indikasi-indikasi, katakanlah pihak-pihak yang mengkudeta itu juga bisa bersatu kembali. Di politik itu tidak ada yang tidak mungkin," cetus Ujang.

Ujang juga menekankan bahwa dalam politik selalu ada banyak kemungkinan. Termasuk kembalinya para kader Demokrat.  

Sebelumnya, PD mengaku telah membuka pintu maaf dan siap merangkul kembali eks kader di kubu Moeldoko.  "Pintu maaf kami selalu terbuka untuk kader maupun mantan kader yang benar-benar menyesal dan berniat kembali membangun partai ini secara bersama-sama," kata Kepala Bamkostra PD Herzaky Mahendra Putra.

 

Topik
Desa Binaan Partai DemokratAgus Harimurti Yudoyonomoeldokoujang komarudin

Berita Lainnya

Berita

Terbaru