Amankan Hari Raya Paskah, Polres Malang Koordinasi dengan Jibom Brimob Polda Jatim

Apr 01, 2021 18:10
Wakapolres Malang Kompol Himawan Setiawan (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Wakapolres Malang Kompol Himawan Setiawan (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Polres Malang melakukan koordinasi dengan Satuan Korps Brimob Polda Jawa Timur (Jatim) terutama penjinak bom (Jibom) dalam pengamanan Hari Raya Paskah 2021 di Kabupaten Malang.

Wakapolres Malang Kompol Himawan Setiawan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Brimob Polda Jatim dalam rangka pengamanan Hari Raya Paskah. Namun dalam hal ini pihaknya mengaku hal itu sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

“Yang jelas pasti dengan adanya kejadian di Mabes Polri, pasti Brimob siaga juga. Tapi menunggu komando dari kita, karena kita sudah kirim surat untuk on call,” ungkap Himawan, Kamis (1/4/2021) saat ditemui usai rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda di Gedung Sanika Satyawada Mapolres Malang.

Mantan Wakapolres Blitar itu mengatakan, bahwa pada pengamanan Hari Raya Paskah ini pihaknya akan mengcover 124 gereja yang tersebar di Kabupaten Malang. Di situ, Polres Malang menurunkan anggota Kepolisian sejumlah 951 personel.

“Belum ditambah organisasi lintas agama seperti Banser, Ansor, Kokam, termasuk anggota organisasi masyarakat seperti Pemuda Pancasila (PP) juga kami imbau untuk membantu tugas kami dalam melakukan pengamanan di gereja-gereja,” terang Himawan.

Dalam hal ini, telah disiapkan jadwal kegiatan Hari Raya Paskah di ratusan gereja yang ada di Kabupaten Malang. Oleh karena itu, Polres Malang melalui jajaran polsek telah membagi anggotanya yang bertugas di lapangan.

“Kami sudah diberi jadwalnya. Sehingga TNI Polri beserta organisasi lintas agama dan organisasi masyarakat yang membantu pengamanan ini akan ada di setiap gereja,” kata Himawan.

Dengan situasi saat ini, Himawan mengakui akan memperketat penjagaan. Mengingat di sejumlah daerah juga telah mendapatkan ancaman teror. Hal itu telah dibahas bersama pada rakor bersama Forkopimda dan juga tokoh agama yang ada di Kabupaten Malang.

“Utamanya jarak pengamanan nantinya akan lebih maju. Jadi 5 sampai 10 meter dari gereja itu personel ditempatkan. Ini berbeda dengan tahun lalu atau sebelum covid-19, di mana penjagaan didekat pintu,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Polres Malang juga meminta kepada pengurus gereja agar membantu pengamanan. Dalam hal itu untuk melihat jemaat yang hadir dalam peribadatan Hari Raya Paskah.

“Dari pengurus gereja itu kan hafal jemaatnya. Nah, sistem pengamanan nanti juga akan mengikuti, misal bukan jemaatnya ya dilarang masuk,” tandasnya. 
 

Topik
paskahPolres Malangjibom polda jatimamankan gerejaberita kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru