Diskopindag Kota Malang Usulkan 14 Ribu Pedagang untuk Divaksin

Mar 29, 2021 20:33
Ilustrasi proses vaksinasi dosis kedua yang telah dilakukan kepada wartawan di Kota Malang bertempat di Puskesmas Kedungkandang, Senin (29/3/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Ilustrasi proses vaksinasi dosis kedua yang telah dilakukan kepada wartawan di Kota Malang bertempat di Puskesmas Kedungkandang, Senin (29/3/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Diskopindag (Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan) Kota Malang telah mendata para pedagang yang terdapat di 26 pasar yang ada di Kota Malang untuk dilakukan proses vaksinasi. Setidaknya terdapat 14.000 orang pedagang yang terdata. 

"Pedagang di Kota Malang ada 14.000 orang dari 26 pasar yang tersebar di Kota Malang. Yang paling banyak (pedagang, red) dari Pasar Besar," ungkap Kepala Diskopindag Kota Malang Muhammad Sailendra kepada MalangTIMES.com, Senin (29/3/2021). 

Mantan Sekretaris KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Malang ini melanjutkan bahwa pihak Diskopindag Kota Malang juga telah menyerahkan data para pedagang pasar sebanyak 14.000 orang tersebut kepada jajaran Dinas Kesehatan Kota Malang. 

Lalu terkait lokasi dan waktu pelaksanaan vaksinasi terhadap 14.000 pedagang tersebut, Sailendra juga akan menjalin koordinasi dan komunikasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kota Malang. "Rencananya akan kita koordinasikan dengan Dinkes untuk lokasi vaksinasinya. Kami berharap tidak jauh dari lokasi pasar," ujarnya. 

Sailendra menuturkan bahwa jika berdasarkan jadwal yang telah dikeluarkan oleh pihak Dinas Kesehatan Kota Malang saat ini merupakan jadwal vaksinasi tahap kedua yang diperuntukkan bagi pelayan publik dan lansia. Untuk lokasinya pun di beberapa fasilitas kesehatan yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan Kota Malang. 

"Sekarang kan jadwalnya pelayan publik dan lansia. Vaksinnya juga di faskes pilihan. Apakah (untuk pedagang, red) seperti itu ataukah nanti di pasar, itu nanti tergantung Dinkes," tandasnya. 

Sementara itu, sepekan yang lalu Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif menuturkan bahwa telah datang sebanyak 2.900 vial Vaksin Sinovac di Kota Malang yang diperuntukkan bagi para masyarakat yang tergolong lansia (lanjut usia). Namun dari jumlah tersebut masih belum tersedia vaksin bagi para pedagang pasar. 

"Pedagang belum, masih lansia dulu. Nanti vaksin datang lagi kita bagi lagi. Karena selain pedagang pasar, bagian perhotelan dan atlet juga belum sama sekali," pungkasnya.

Topik
Berita Malangmuhammad sailendraDiskopindagdsikopindag kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru