Pemilihan Dekan Saat Pandemi, FIA UB Bakal Terapkan Sistem Drive Thru

Mar 29, 2021 16:51
Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Dekan FIA UB 2021 Dr Hermawan MSi (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Dekan FIA UB 2021 Dr Hermawan MSi (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) bakal menggelar hajat politik pemilihan Dekan Fakultas pada 1 April 2021 mendatang. Gelaran tersebut akan menghadirkan 3 kandidat sebagai bakal calon Dekan. Namun menariknya, hajatan politik pemilihan Dekan itu nantinya akan menggunakan sistem pemilihan secara Drive Thru.

Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Dekan FIA UB 2021 Dr Hermawan MSi mengatakan, sebelum proses pemungutan suara, tanggal 30 Maret 2021 akan diadakan rapat kampanye. Di mana akan digelar rapat kampanye secara daring melalui aplikasi Zoom dan kemudian memasuki masa tenang sampai pada 1 April 2021 akan dilakukan pemungutan suara.

"Berdasarkan Peraturan Rektor nomor 3 tahun 2020, kota tidak diperkenankan melakukan pemilihan melalui E-Voting, meskipun masih pandemi," terangnya.

Sebenarnya, lanjut Hermawan, jika secara infrastruktur FIA UB telah memadai untuk melakukan sistem pemilihan E-voting sejak tahun 2012 lalu ketika melakukan pemilihan Dekan. Sehingga dengan sistem tersebut, warga FIA UB yang memiliki hak suara namun berada di luar jangkauan, seperi halnya di luar negeri bisa memberikan hak suaranya.

"Namun saat kami mendesain itu, kami dapat informasi dari rektorat untuk mematuhi peraturan rektor yang ada. Artinya tidak melakukan E-voting," jelasnya.

Karenanya, panitia kemudian melakukan rapat bersama terkait mekanisme pemilihan langsung. Namun tidak berisiko dalam berkaitan dengan penularan Covid-19 dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

"Kemudian muncul sistem Drive thru seperti halnya membeli makanan, kemudian ada juga dengan menggunakan bilik. Saat kampanye nanti kami akan screening apakah pemilih menggunakan Drive thru atau datang langsung ke bilik. Nanti kami benar-benar desain ini agar tidak ada kesalahan karena pengalaman pertama," ungkapnya.

Dalam penerapan sistem Drive thru nantinya akan dilakukan di gedung baru FIA. Dua sistem pemilihan tersebut akan dijadikan dalam satu gedung agar dalam presensi tidak rancu karena terpisah.

"Nanti kita manfaatkan basement gedung baru. Kemudian di atasnya akan digunakan untuk pemilihan langsung melalui bilik," terangnya.

Sementara itu, untuk jumlah warga FIA UB yang berhak atau memiliki suara, terdapat sekitar 150 orang. Namun jumlah tersebut saat ini masih dilakukan verifikasi lagi guna memastikan jumlah pemilih.

"Yang di luar negeri kita tetap hitung, tapi karena memang saat ini harus hadir langsung, tidak bisa E-Voting makanya ketika tidak datang maka tidak dihitung, jadi sayang sekali," terangnya.

Setelah nantinya pemilihan berlangsung, kemudian terdapat hasil suara, kemudian akan diserahkan langsung kepada Senat dan kemudian diteruskan ke Rektor.

Sementara itu, Dekan FIA UB, Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS, berharap agar hajat pemilihan Dekan ini bisa berjalan dengan jujur dan adil, serta memberikan hasil yang maksimal dan bisa mencetak atau memunculkan pemimpin sesuai yang diharapkan.

"Tentu harapannya menghasilkan pemimpin yang amanah untuk periode 2021-2025. Jadi ada tiga kata kunci, demokratis, kekeluargaan dan akan terpilih pemimpin yang baik," pungkasnya.

Topik
pemilihan dekanFIA UBSistem drive thruUniversitas BrawijayaBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru