Peristiwa Salah Geledah Kamar Kolonel TNI AD, Berasal dari Info Tersangka IL

Mar 29, 2021 11:39
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat melakukan rilis ungkap kasus penyalahgunaan narkoba di Mapolresta Malang Kota, Minggu (28/3/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko saat melakukan rilis ungkap kasus penyalahgunaan narkoba di Mapolresta Malang Kota, Minggu (28/3/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Peristiwa salah sasaran dalam hal penggeledehan dan penggerebekan oleh jajaran Satreskoba (Satuan Reserse Narkoba) terhadap Perwira Menengah TNI AD Kolonel Chb I Wayan Sudarsana, Kamis (25/3/2021) lalu di salah satu kamar Hotel Regents Park Kota Malang, akhirnya terungkap penyebabnya.

Yakni berdasarkan informasi salah yang diberikan oleh satu tersangka berinisial IL. 

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, salah sasaran penggeledahan kamar bermula dari kesalahan informasi dari tersangka berinisial IL yang merupakan pengembangan kasus dari tersangka sebelumnya berinisial FN, CL dan F. 

"Dari IL ini adanya perubahan informasi yang diberikan (kepada, red) Satreskoba Polresta Malang. Awal mengaku barang tersebut diperoleh dari seseorang yang berada di kamar 619. Saat di interogasi kembali berubah lagi dari yang tadinya kamar 619 berubah menjadi kamar 419. Padahal dari data IT yang kita dapatkan dari hasil konfirmasi juga itu dikamar 415," jelasnya kepada MalangTIMES.com, Minggu (28/3/2021). 

Pada saat perubahan nomor kamar hotel tersebut, jajaran Satreskoba Polresta Malang Kota langsung menyasar kamar 419 di Hotel Regents Park Kota Malang untuk dilakukan penggeledahan dan penggerebekan berdasarkan informasi yang disampaikan tersangka berinisial IL. 

"Pada saat dilakukan pengeledahan terhadap dugaan terduga pelaku IL di kamar 419, ternyata di kamar 419 itu yang bersangkutan tidak ada di situ. Yang ada malah dari tamu hotel," ujarnya. 

Tamu hotel yang dimaksud seperti yang sudah diberitakan sebelumnya merupakan perwira TNI AD Kolonel Chb I Wayan Sudarsana yang menjabat sebagai Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad. 

Perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Penmas Divhumas Polri ini mengatakan bahwa pada hari Kamis (25/3/2021) sekitar pukul 05.00 WIB telah ditangkap satu orang lagi tersangka berinisial FR yang didapatka dari pengembangan kasus penangkapan tersangka FN dan CL. 

"Dari FR inilah ditemukan lagi BB berupa satu bungkus psikotropika dan 20 bungkus narkotika jenis ganja. Dari hasil pengembangan tersebut, diperoleh lagi tersangka yang bernama AH dan berhasil diamankan hari Kamis (25/3/2021) pukul 13.30 WIB dirumahnya di daerah Kecamatan Blimbing, Kota Malang," ungkapnya. 

Tersangka AH yang ditangkap terakhir dalam rentetan kasus penyalahgunaan narkoba ini dikatakan oleh Gatot bahwa tersangka merupakan ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Kota Malang. 

"Jadi AH ini adalah ASN. Sebagai pengguna dan masih kita lakukan pengembangan. Barang bukti satu setengah gram sabu, kalau masih bicara gram berarti pengguna," katanya. 

Berdasarkan pemeriksaan terhadap keenam tersangka, jajaran Satreskoba Polresta Malang Kota berhasil mengumpulkan barang bukti berupa empat poket sabu seberat 16,52 gram, 20 poket ganja seberat 39,23 gram dan satu setengah butir pil inex, serta sebuah handphone warna hitam. 

"Pasal yang dilanggar mereka, pasal 111 ayat 1, pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 1, pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan psikotropika. Ancaman hukumannya adalah 5 tahun sampai dengan 20 tahun," pungkasnya.

Topik
Kasus Narkobakasus salah gerebekPolda Jatimberita hukum kota malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru