Rektor Unisma Prof Maskuri Beber Terobosan, Resmikan 8 Gedung Megah Sekaligus

Mar 27, 2021 20:09
Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Dr H Maskuri MSi saat memberikan orasi ilmiah dalam pembukaan peringatan Lustrum ke-VIII Unisma, Sabtu (27/3/2021). (Foto: YouTube Humas Unisma) 
Rektor Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Dr H Maskuri MSi saat memberikan orasi ilmiah dalam pembukaan peringatan Lustrum ke-VIII Unisma, Sabtu (27/3/2021). (Foto: YouTube Humas Unisma) 

MALANGTIMES - Pada momentum Rapat Senat Terbuka peringatan Lustrum ke-VIII Universitas Islam Malang (Unisma), Rektor Unisma Malang Prof Dr H Maskuri MSi bersama pimpinan Unisma dan Ketua Umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) KH Said Aqil Siradj meresmikan delapan gedung sekaligus. 

Delapan gedung yang diresmikan pada momentum Lustrum ke-VIII Unisma yakni gedung perpustakaan dan NU Corner, Laboratorium Pusat dan Halal Center, Business Center, Pondok Pesantren, Renovasi Masjid, Gallery Unisma, Laboratorium Anggrek dan Kultur Jaringan, serta Gedung KH Oesman Mansur RSI Unisma. 

Dalam peresmian delapan gedung tersebut, hadir pula jajaran pimpinan Unisma, Bupati Malang HM. Sanusi, Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, serta tokoh-tokoh penting lainnya dan seluruh civitas akademika Unisma. 

Maskuri dalam orasi ilmiahnya mengungkapkan bahwa Unisma telah mencapai berbagai prestasi di bidang riset maupun inovasi dalam dunia pendidikan yang membuat salah satu misi utama Unisma yakni menuju Wolrd Class University akan segera terwujud.  

Lanjut Maskuri bahwa Unisma telah melahirkan banyak intelektual-intelektual yang berkualitas. "Alumni Unisma sudah lebih dari 50.000, mereka tersebar dan berkiprah dengan beragam peran. Baik di lingkup daerah, nasional maupun internasional," ungkapnya. 

Profesor yang telah mengikuti program Short Course di Canada ini menuturkan bahwa Unisma telah menyiapkan tahapan-tahapan kongkret untuk pengembangan berkelanjutan. 

"Sebagai dasar pijakan pengembangan, yakni Good University (2011-2014), Learning University (2015-2018), Research University (2019-2022), Enterpreneur University (2023-2026), World Class University (2027- dan selanjutnya)," bebernya. 

Lebih lanjut Maskuri juga mengatakan bahwa Unisma telah banyak melakukan terobosan-terobosan dalam lima tahun terakhir. Di antaranya perombakan kurikulum selaras KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) yang berbasiskan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. 

"Ada juga pengembangan Learning Management System (LMS) dalam pembelajaran daring yang terkoneksi ke SPADA (sistem pembelajaran daring, red) Dikti terdapat 764 mata kuliah, Outbond Mobility, Inbound Mobility dan masih banyak lagi," terangnya. 

Sementara itu, dikatakan Maskuri bahwa Unisma juga memiliki beberapa program dan telah terlaksana yakni Program Beasiswa kepada lebih dari 2000 Guru Madrasah dan Sekolah (untuk S1), Kader Ulama (S2), Calon Pengawas (S2) dalam peningkatan kualifikasi dan kompetensi sejak 2007. 

"Selain itu juga terdapat 5000 beasiswa doktor sejak 2015 sampai sekarang pada program Doktor di Unisma dari Kemenag RI dan lain-lain," ujarnya. 

Maskuri juga menyampaikan bahwa Unisma juga telah mengeluarkan kebijakan yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang memiliki prestasi pada kompetisi di bidang kepenulisan jurnal nasional terindeks minimal Sinta Dua dan jurnal internasional terindeks Scopus yakni bebas menulis skripsi, tesis dan disertasi. 

Terakhir, dalam serangkaian kegiatan Lustrum ke-VIII Unisma ditutup dengan acara tasyakuran yang bertempat di Auditorium Prof Dr KH M Tolchah Hasan Gedung Al-Asy'ari Unisma dengan mengundang civitas akademika serta para undangan penting dan resmi lainnya.

Topik
unisma malangUnismaRektor Unismagedung megah unismarektor unisma prof maskuriprof maskuri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru