Optimalkan Pelayanan Publik, Pemkab Malang Berencana Bangun Tower Penguat Jaringan Internet

Mar 27, 2021 16:36
Salah satu tower yang ada di Kabupaten Malang. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)
Salah satu tower yang ada di Kabupaten Malang. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dikabarkan bakal mendirikan beberapa tower baru, di beberapa titik yang ada di Kabupaten Malang. 

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto. Menurutnya, pembangunan tower, khususnya di lokasi blank spot tersebut dilakukan demi memudahkan pemerintah, dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.

”Dalam jangka pendek Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kabupaten Malang akan segera mengadakan program (pembangunan, red) tower di beberapa titik yang kita siapkan. Sehingga pada saat nanti jaringan internet itu tersedia, maka sudah terselesaikan tugas utama kita dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan tower tersebut sekaligus untuk menjawab masukan dari Kemenpan RB terkait penyediaan mini MPP. 

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa menyarankan kepada Pemkab Malang untuk mempertimbangkan pengadaan mini MPP di tingkat kecamatan.

Diah menyebutkan, jika replika atau mini MPP yang ada di tingkat kecamatan perlu dilakukan guna lebih mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. ”Ini yang perlu kita pikirkan bersama, karena jumlah wilayah kita yang cukup luas. Nantinya semua terpusat di sini (MPP di Kepanjen). Tetapi bagaimana nanti setelah MPP ini jadi, bisa diterapkan di tingkat kecamatan,“ imbuhnya.

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini optimis, jika fasilitas jaringan internet melalui pembangunan tower ini terealisasi, maka pekerjaan rumah (PR) dari Kemenpan RB untuk menyediakan mini MPP akan terfasilitasi di tingkat kecamatan.

”Layanan mal pelayanan publik ini diharapkan bisa diakses di beberapa kecamatan yang saat ini memiliki tingkat kesulitan keterjangkauan di Kabupaten Malang,” ucapnya.

Politisi yang juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang ini berharap, Dengan adanya mini MPP di beberapa kecamatan tersebut bisa mempermudah para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Malang, khususnya dalam mengurus perizinan.

”Sehingga ini tidak hanya sekedar wacana saja, kalau memang pembiayaan ini bisa terpenuhi maka investasi di Kabupaten Malang akan semakin bagus. Dampaknya PAD (Pendapatan Asli Daerah) kita akan bertambah,” pungkasnya.

Sekedar informasi, gagasan untuk memberikan kemudahan jaringan internet ini juga sudah sempat diutarakan oleh Bupati Malang Sanusi sejak akhir tahun 2020 lalu. Namun saat itu program yang ditawarkan adalah pengadaan wifi gratis.

Namun belakangan, lantaran adanya beberapa titik di Kabupaten Malang yang masuk wilayah blank spot, membuat Pemkab Malang berinisiatif untuk mendirikan jaringan penguat sinyal.

Gagasan yang diusung oleh Sanusi juga sempat disampaikan oleh pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) saat debat publik dan kampanye pada Pilkada 2020 lalu.

Ketika masih aktif berkampanye dulu, Didik yang kini terpilih dan menjabat sebagai Wabup Malang ini menyebutkan, jika anggaran yang akan dialokasikan untuk pengadaan wifi gratis tersebut, mencapai kisaran Rp 26 miliar. Anggaran tersebut, diklaim Didik bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

 

Topik
pendirian towertower penguat jaringan internetWabup MalangDiskominfo Kabupaten Malangberita kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru