Tahap Finalisasi Desain, Pekan Depan MPP Proses Lelang

Mar 26, 2021 10:31
Mal Alun-Alun (Mal Ramayana) yang bakal menjadi pusat Mal Pelayanan Publik di Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Mal Alun-Alun (Mal Ramayana) yang bakal menjadi pusat Mal Pelayanan Publik di Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk mempermudah bentuk pelayanan publik di satu tempat terus di kebut. Pekan ini, tahap finalisasi desain Mal Pelayanan Publik (MPP) yang nantinya ditempatkan di Alun-Alun Mal (Ramayana) Kota Malang itu tengah digarap.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Erik Setyo Santoso mengatakan, kiranya pekan depan MPP sudah masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) guna proses lelang.

"Mal Pelayanan Publik minggu ini kita finalisasi desain, sudah tahap akhir. Berharap minggu depan sudah bisa terkirim ke ULP, untuk proses lelangnya," katanya.

Erik menjelaskan, sistem pelayanan publik yang masuk ke MPP nantinya akan dilakukan secara bertahap. Mengingat, dari alokasi dana awal yang disiapkan senilai Rp 7,8 Miliar untuk pembangunan MPP, kini baru terealisasi Rp 2,5 Miliar saja.

Karena itu, pihaknya juga telah mengumpulkan instansi-instansi pelayanan publik terkait yang bakal masuk di tahap awal ini. Di mana, yang direncanakan sebanyak 400 instansi pelayanan, saat ini di tahap paling awal baru ada belasan instansi yang bakal bergabung.

"Makannya belum semua instansi yang sudah berkomitmen bergabung itu ikut. Jadi ini nanti ada 14 instansi yang sudah bergabung, kemarin sudah kita kumpulkan, sudah kita gali keunikan masing-masimg layanannya, kebutuhan tenantnya seperti apa," jelasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap memastikan MPP akan dilakukan soft launching di tahun 2021 ini. Mengingat, segala bentuk pelayanan di area ini nantinya untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus beragam pelayanan dan perizinan.

Seperti, Kantor Urusan Agama (KUA), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Keimigrasian, Perpajakan, Kepolisian dan layanan publik yang lainnya.

Bahkan, dikatakan Erik, guna segera menuntaskan semua tahapan, Kota Malang telah dikunjungi oleh KemenPANRB. Yakni, untuk melakukan pendampingan, peninjauan, dan pengawasan untuk kesiapan pembangunan MPP.

"Kemarin kita sudah ditinjau kesiapan-kesiapan termasuk pula ninjau bakal lokasinya. Yang di audit oleh mereka (KemenPANRB) itu naskah akademisnya, alur pelayananannya, proses-prosesnya. Karena kalau terkait MPP tidak sepenuhnya ada di daerah, kesiapannya ini harus ada persetujuan dari KemenPANRB," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, MPP ditargetkan akan dilaunching dan resmi difungsionalkan pada Agustus 2021 mendatang. Nantinya, layanan yang akan ditempatkan di Alun-Alun Mal (Ramayana) Kota Malang itu bakal melayani sekitar 400 an pelayanan perizinan dan non perizinan.

Topik
Mal Pelayanan PublikKota MalangErik Setyo SantosoBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru