Malang Got Culture Talent 2021 Libatkan 8 Juri Berkompeten

Mar 25, 2021 17:42
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM (5 dari kanan) dan Kabid Kebudayaan,Dr Dian Kuntari S STP M Si (4 dari kanan) usai memberikan penghargaan kepada 8 juri MGCT 2021 (foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM (5 dari kanan) dan Kabid Kebudayaan,Dr Dian Kuntari S STP M Si (4 dari kanan) usai memberikan penghargaan kepada 8 juri MGCT 2021 (foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES- Malang Got Culture Talent (MGCT) 2021, yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang melalui Bidang Kebudayaan, melibatkan delapan juri profesional dan berkompeten di bidangnya.

Delapan juri tersebut menguji empat kategori yang dilombakan dalam MGCT 2021, di mana setiap kategori diuji oleh dua juri.

Delapan juri tersebut, yakni Sandi Dea dan Suroso yang merupakan juri pada kategori cipta kreasi tari tradisional; Dra Endah Catur Lestariningdyah dan Tri juri kategori menari tari tradisional; Suwito dan Hartono SSn MSn juri kategori kidungan jula-juli; Anang Brotoseno dan Bobby Nugroho juri cover lagu menggunakan alat musik tradisional.

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Dr Dian Kuntari S STP M Si menjelaskan, jika mereka yang ditunjuk sebagai juri adalah berasal dari berbagai latar belakang, baik dari praktisi maupun dari akademisi.

"Satu kategori dua juri, dan mereka ini kredibilitasnya tidak diragukan lagi dan merupakan tokoh berpengalaman di bidangnya. Mereka sudah banyak malang melintang di dunia seni," ungkap Dian, ditemui dalam kegiatan sesi profiling para juri.

Lanjut Dian, hari ini (25/3/2021) delapan juri MGCT 2021 tersebut dikumpulkan dan melakukan sesi wawancara mengenai profil dan latar belakang mereka untuk nantinya ditayangkan ke media televisi lokal sehingga para masyarakat mengetahui jika juri yang terlibat dalam MGCT merupakan juri yang memiliki kapabilitas mumpuni di masing-masing bidangnya.

"Jadi hari ini profil mereka kita angkat dan nantinya akan ditayangkan," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu juri, yakni Bobby Nugroho, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Disdikbud Kota Malang dalam upaya melestarikan kebudayaan. Pihaknya mengakui, jika konsep acara MGCT 2021 merupakan konsep yang bagus.

"Ini konsep bagus. Akan tetapi harapan kami kedepannya pandemi segera bisa berlalu sehingga akan semakin banyak para peserta, khususnya para sanggar untuk mengikuti ajang ini," jelasnya.

Karenanya, seiring dengan kebijakan pertunjukan publik yang mulai mendapatkan kelonggaran, diharapkan untuk penggencaran sosialisasi kepada seluruh elemen perangkat pemerintahan maupun masyarakat. Sehingga, pemahaman dalam aturan tidak tumpang tindih dan dapat satu pemahaman.

"Dengan begitu, ketika misalnya digelar sebuah pertunjukan kesenian dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, berbagai elemen sudah bisa memahami dan memaklumi sehingga kegiatan bisa terlaksana dengan lancar," pungkasnya.

Dalam kegiatan profiling, sebagai apresiasi, Disdikbud juga memberikan piagam penghargaan kepada delapan juri atas dedikasinya menjadi tim penilaian dalam MGCT 2021. Piagam penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM.

Untuk diketahui jika saat ini, MGCT 2021 telah masuk tahapan takeshoot video. Setelah tahapan tersebut selesai, para peserta akan kembali menjalani penilaian tahap kedua oleh tim juri pada 27 hingga 29 Maret 2021.

Topik
malang got culture talentDiknas Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru