Terus Dorong Pasar di Kota Malang Jadi Pasar SNI, Diskopindag Kembali Revitalisasi 3 Pasar

Mar 25, 2021 16:50
Kepala Diskopindag Kota Malang, Muhammad Sailendra ST MT saat memberikan sambutan pada sosialisasi kepada para pedagang tiga pasar yang akan direvitalisasi
Kepala Diskopindag Kota Malang, Muhammad Sailendra ST MT saat memberikan sambutan pada sosialisasi kepada para pedagang tiga pasar yang akan direvitalisasi

MALANGTIMES - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, bakal merevitalisasi lagi tiga pasar tradisional di Kota Malang. Sebelumnya, tiga pasar, yakni Pasar Madyopuro, Pasar Lesanpuro, dan Pasar Kota Lama telah lebih dulu dilakukan revitalisasi guna menuju pasar berpredikat SNI (Standar Nasional Indonesia).

Dan saat ini, Diskopindag bakal merevitalisasi tiga pasar, yakni Pasar Bunul, Pasar Bareng dan Gadang Lama. Para pedagang tiga pasar tersebut dikumpulkan Diskopindag guna mendapatkan sosialisasi perihal revitalisasi, Kamis, (25/1/2021).

Kepala Diskopindag Kota Malang, Muhammad Sailendra ST MT menjelaskan, jika dalam revitalisasi pasar nantinya, tidak akan ada relokasi pedagang. Sebab, dalam kegiatan revitalisasi dilakukan tanpa menggangu aktivitas pada pedagang.  "Pembenahan-pembenahan itu, ya mungkin seperti pembenahan lantai atap, yang nggak memerlukan perpindahan pedagang. Kecuali jika ada pembenahan total baru relokasi," bebernya.

Revitalisasi pasar ini menyesuaikan hal-hal apa saja yang terkait fasilitas pasar yang memang perlu diperbaiki maupun dilengkapi dengan tujuan adalah menuju pasar Standar Nasional Indonesia (SNI). "Setiap pasar nggak sama, sehingga tergantung kebutuhannya," ungkapnya.

Untuk pelaksanaan revitalisasi3 pasar ini saat ini telah memasuki tahapan lelang dan ditargetkan pada akhir Desember 2021 akan selesai. Sehingga, hal tersebut tentunya akan semakin membuat pasar tradisional di Kota Malang semakin nyaman dan membuat para konsumen banyak berbelanja di pasar tradisional.

"Harapan kita, selain fisik pasar dibenahi, para pedagang juga harus merubah mindset mereka untuk lebih meningkatkan pelayanan, tidak hanya sekedarnya saja sehingga membuat para pembeli ini tertarik untuk berbelanja di pasar sehingga meningkatkan pendapatan mereka," bebernya.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Sapto Wibowo menambahkan, jika memang ketiga pasar tersebut tidaklah dilakukan revitalisasi secara total. Terdapat beberapa pembenahan yang mengarah kepada kebutuhan dan SNI.

Untuk pagu anggaran dalam revitalisasi ketiga pasar tersebut, Pasar Bunul memakan Rp 990 juta, Pasar Bareng Rp 480 juta dan Pasar Gadang Lama Rp 1,7 miliar.

"Targetnya memang akhir bulan Desember tahun ini sudah selesai. Sehingga saat ini, kita juga mensosialisasikan kepada para pedagang mengenai upaya pemerintah melakukan pembenahan ini menuju pasar SNI," pungkasnya.

Topik
pasar SNIDiskopindag Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru