Cegah Pungli saat Penerimaan Anggota Kepolisian, Polresta Malang Teken MoU dengan Banyak Instansi

Mar 25, 2021 15:35
Polresta Malang giat MoU bersama dengan melibatkan masayarakat di Polresta Malang, Kamis (25/3/2021) (foto istimewa)
Polresta Malang giat MoU bersama dengan melibatkan masayarakat di Polresta Malang, Kamis (25/3/2021) (foto istimewa)

MALANGTIMES- Mengantisipasi aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum pada saat penerimaan anggota baru Kepolisan RI, Polresta Malang Kota giat MoU melibatkan banyak lembaga. Di antaranya, Pemerintah Kota Malang, DPRD Kota Malang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Universitas Islam Malang, LSM LIRA Malang Raya dan perwakilan media di Polresta Malang, Kamis (25/3/2021).

Wakapolresta Malang Kota, AKBP Totok Mulyanto Diyono mengatakan, adanya MoU ini adalah sesuai dengan perintah dari Kapolri.  Dalam penerimaan anggota baru, Kepolisian RI melakukan MoU dengan instansi lain seperti, masyarakat, LSM, dan Media. Dengan tujuan agar bisa melihat secara langsung terkait proses seleksi administrasi

"Artinya, kami berkomitmen dalam penerimaan ini, kami terbuka dan tidak menutupi hal-hal yang sekiranya tidak sesuai dengan aturan. Jadi penerimaan ini murni, silakan mendaftar dan bersaing secara sehat. Tidak ada intervensi dari pihak mana pun," ujarnya

"Untuk secara teknis pendaftarannya bertempat di Polresta Malang yakni untuk penerimaan administrasi. Kemudian tesnya nanti di Polda Jatim. Dan persyaratannya dikhususkan untuk warga Arema saja, selain warga Malang tidak bisa," imbuhnya.

Lanjut Totok, pihak Kepolisian RI telah berkomitmen untuk melakukan proses yang adil dan tidak ada kecurangan. Dengan bukti, perwakilan masyarakat tersebut bisa melihat secara langsung bagaimana proses seleksi penilaiannya. 

"Jika ada pihak yang menawarkan bantuan dengan meminta imbalan uang atau sebagainya, mohon jangan diladeni. Jadi, kita juga minta untuk diawasi dan sampaikan hal yang tidak benar, agar kami akan mengawasi oknum-oknum tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika mengatakan,  dengan adanya penandatanganan MoU ini, ia melihat pihak Kapolres Malang sangat konsisten dalam menerapkan transparansi kepada masyarakat. "Saya sangat mendukung dan mengapresiasi. Semoga dengan MoU seperti ini akan melahirkan calon-calaon taruna/ni TNI/Polri yang handal dan memang mempunyai kapasitas di bidangnya masing-masing," ujarnya.

Pihaknya akan mendukung penuh dan semoga setiap tahunnya dalam perekrutan, harus ada kegiatan MoU seperti ini. "Harapan saya, masyarakat jangan ragu-ragu, bahwa tidak ada pungutan sama sekali. Jadi masyarakat yang tidak mampu tidak jadi alasan. Yangg penting punya persyaratan lengkap. Seperti yang disampaikan Wakapolres Malang bahwa tidak ada pungutan sama sekali. Jika ada tekanan dari pihak mana pun, kami dan pihak Kapolresta akan siap mengamankan," ujarnya.

Topik
Polresta Malang Kotatotok mulyanto diyonoI Made Rian Diana KartikaPENDAFTARAN POLISI

Berita Lainnya

Berita

Terbaru