Bobol Toko Elektronik di Malang, Sindikat Asal Pasuruan Diringkus Petugas

Mar 25, 2021 11:46
Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir Syah Basri bersama Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk Suyono saat rilis pembobolan toko elektronik (foto istimewa)
Kapolsek Klojen, Kompol Nadzir Syah Basri bersama Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk Suyono saat rilis pembobolan toko elektronik (foto istimewa)

MALANGTIMES - Polsek Klojen berhasil meringkus tiga pelaku pembobol Toko Sumber Makmur di Jalan Prof. Moch Yamin, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tiga pelaku tersebut adalah sindikat asal Pasuruan. Diantaranya, AM alias Juwari (42) sebagai pelaku curat dan dua orang sebagai penadah, yakni AM Bin Rohim (28) dan AJJ Bin Umar (33).

Kapolsek Klojen Kompol Nadzir Syah Basri melalui Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk Suyono menjelaskan, Pelaku AM sebelumnya, telah memantau toko tersebut dan kemudian melakukan aksinya pada 15 Maret 2021 sekitar dini hari.

Pelaku memasuki toko dengan cara memanjat kanopi dan langsung naik ke atas toko di lantai dua. Kemudian membuka satu buah genteng besar dan turun ke plafon serta membobol plafon.

"Kemudian pelaku mengambil 7 laptop dan 8 ipad. Dan korban mengalami kerugian mencapai Rp 200 juta," ujarnya, Kamis (25/3/2021).

Setelah melakukan pencurian, pelaku kabur ke Pasuruan untuk menemui kedua rekannya, Bin Rohim dan AJJ Bin Umar yang sebagai penanda itu. Dengan tujuan untuk membantu pencairan barang curian itu.

"Barang-barang itu, mereka jual ke teman-temannya hingga orang yang tak dikenalnya. Rata-rata Rp 700 ribu untuk iPad dan laptop Rp 5,4 juta," ujanrya.

Setelah mendapat laporan pembobolan itu, Reskrim Polsek Klojen bersama Unit Resmob Polresta Malang penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

“Kami melakukan pengejaran terhadap pelaku selama dua hari. Dan berhasil meringkus ketiga pelaku di Pasuruan,” tambahnya.

AM bin Rohim diamankan pada Minggu (21/3/2021). Sedangkan AJJ bin Umar dan Juwari diamankan pada Senin (22/3/2021). Kemudian, atas tindakan tersebut, Juwari sebagai pelaku curat terkena pasal 363 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. Untuk dua tersangka penadah, yakni AJJ bin Umar dan AM bin Rohim terkena pasal 480 KUHP. 

"Terancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana," jelasnya.

Topik
aksi pencurianKota MalangPolresta MalangBerita Jatim
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru