Megawati Ungkap 2 Menteri Kabinet Indonesia Maju Kerap Nangis saat Bertemu Dengannya

Mar 25, 2021 08:39
Megawati (Foto: Kompas.com)
Megawati (Foto: Kompas.com)

INDONESIATIMES- Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan terkait menteri Kabinet Indonesia Maju. Pasalnya, Megawati menyebut jika ada 2 menteri Presiden Joko Widodo itu yang sering menangis saat bertemu dengan dirinya.

Kedua menteri tersebut yakni Menteri Sosial Tri Rismaharaini dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga.

Cerita itu disampaikan Mega saat peluncuran buku Merawat Pertiwi, Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam pada Rabu (24/5/2021). Menurut wanita 74 tahun itu, 2 menteri tersebut selama ini merasakan betul kehidupan perempuan dan anak Indonesia korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

"Mbak Risma setiap ke sini, menangis. 'Aduh, bu, bagaimana, ya? KDRT makin besar. Bapak-bapak, kalau lagi sulit jangan yang digampar istrinyalah, anaknyalah," ujar Mega menirukan Risma.  

Ia lantas mengaku saat ini Risma tampak terlihat kurus setelah menjadi Mensos. Padahal ia baru saja dilantik pada Desember 2020 lalu.  

Mega juga menyampaikan jika Risma makan hati karena melihat anak yang hidup di kolong jembatan. Terlebih ada seorang anak dan ibunya terkena HIV/AIDS.  

Belum lagi dalam kondisi sekarat anaknya menjadi korban pemerkosaan.  Menanggapi itu, Mega lantas memberi wejangan kepada Risma agar tetap teguh menjalankan tugasnya. Kisah serupa juga banyak disampaikan oleh Menteri Bintang.  

Bintang melaporkan jika kasus kaum pria yang memukuli istri dan anaknya selama pandemi Covid-19 justru meningkat. "Akibat covid, di mana bapak makin ganas. Bukannya istri dipeluk-peluk," kata Megawati.

Ia lantas meminta agar kaum perempuan tidak tinggal diam atas perbuatan keji dari suaminya. Mega berharap para perempuan yang menjadi korban kekerasan bisa melaporkan pada penegak hukum.  

Selain itu, Mega juga meminta kepada kaum pria terutama kadernya di PDI Perjuangan jangan sampai menjadi pelaku kekerasan dalam keluarga. "Kita mestinya membela korban. Jangan dibiarkan. Akhirnya ada saya lihat di TV, saking si istri sudah tak tahan, mengamuk dan suami dibunuh," cetus Mega.  Bahkan, ia menyebut jika aksi tersebut bak drama Korea.

Topik
Megawati SoekarnoputriTri RismahariniKorban KekerasanMenteri Jokowi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru