Tanggapi Atensi Wabup Malang, Pembelajaran Tatap Muka Dimungkinkan Berlangsung Bulan April

Mar 24, 2021 20:38
Para guru di Kabupaten Malang saat menjalani vaksinasi guna memenuhi ketetapan persyaratan uji coba pembelajaran tatap muka. (Foto: Istimewa)
Para guru di Kabupaten Malang saat menjalani vaksinasi guna memenuhi ketetapan persyaratan uji coba pembelajaran tatap muka. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Menanggapi pernyataan Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto, perihal percepatan pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM), Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Malang, dikabarkan tengah mengupayakan agar atensi dari Wabup Malang tersebut bisa segera terealisasi pada bulan April 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Malang Rachmat Hardijono menyebutkan, wacana uji coba pembelajaran tatap muka di Kabupaten Malang tersebut,  dimungkinkan baru bisa diselenggarakan setelah Perguruan Tinggi telah terlebih dahulu menerapkan pembelajaran offline.

”Setelah pendidikan tinggi diizinkan Mendagri (Menteri Dalam Negeri) untuk PTM, semoga untuk selanjutnya pendidikan dasar dan menengah juga dapat memulainya (PTM) di kisaran April nanti,” ungkapnya saat dikonfirmasi MalangTIMES.com, Rabu (24/3/2021).

Berdasarkan informasi terkini, dijelaskan Rachmat, perguruan tinggi diperbolehkan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro kembali diperpanjang. Yakni sejak 23 Maret 2021 hingga 5 April 2021 mendatang.

”Minimal untuk uji coba pembelajaran tatap muka bagi SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan SD (Sekolah Dasar) yang memenuhi syarat, bisa dilangsungkan setelah perpanjangan PPKM tersebut,” imbuhnya.

Sekedar informasi, dijelaskan Rachmat, merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) nomor 6 tahun 2021, perpanjangan PPKM berskala mikro dimulai sejak tanggal 23 Maret hingga 5 April 2021. Artinya, pembelajaran tatap muka di Kabupaten Malang diharapkan bisa dilakukan setelah tanggal 5 April 2021 tersebut.

”Berdasarkan Imendagri Nomor 06 Tahun 2021 itu, kami berharap setelahnya yakni pada bulan April nanti pembelajaran tatap muka mulai bisa dilangsungkan di Kabupaten Malang,” harapnya.

Seperti yang sudah diberitakan, Wabup Malang Didik Gatot Subroto berharap agar pembelajaran tatap muka di Kabupaten Malang bisa segera dilangsungkan. Alasannya, demi kepentingan tumbuh kembang dan psikologis para siswa.

Sebab, Didik beranggapan jika para siswa tidak hanya memerlukan wawasan dan ilmu pengetahuan, tetapi juga butuh sosialisasi demi tumbuh kembang psikologi para pelajar, yang tidak bisa hanya didapatkan jika pendidikan dilangsungkan secara daring.

Selain itu, pertimbangan selanjutnya adalah untuk mengantisipasi kerusakan fasilitas di lingkungan sekolah, yang dimungkinkan bisa saja terjadi karena gedung sekolah lama tidak digunakan.

Meski berharap agar pembelajaran tatap muka segera dilangsungkan, namun Didik berharap saat uji coba dilakukan protokol kesehatan tetap diterapkan. Yakni mulai dari memakai masker, menjaga jarak, hingga mencuci tangan.

Topik
pembelajaran tatap mukadinas pendidikan kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru