Musrenbang RKPD, Ini Fokus Kota Malang Tahun 2022

Mar 24, 2021 13:33
Suasana acara Musrenbang RKPD Kota Malang tahun 2022 yang digelar Bappeda Kota Malang di Savana Hotel, Rabu (24/3/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana acara Musrenbang RKPD Kota Malang tahun 2022 yang digelar Bappeda Kota Malang di Savana Hotel, Rabu (24/3/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Berbagai sektor terus dikembangkan guna mencapai target pembangunan daerah di Kota Malang. Hal itu dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Malang Tahun 2022 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, di Savana Hotel, Rabu (24/3/2021).

Pemulihan ekonomi dari sektor ekonomi kreatif (ekraf) menjadi salah satu yang disoroti Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tahun 2022 mendatang. Hal ini menjadi upaya dalam menggeliatkan berbagai karya kreatif asal Kota Malang guna meningkatkan pembangunan daerah.

Hal itulah yang mendasari tema RKPD  tahun 2022, yakni Peningkatan Akses dan Kualitas Layanan Dasar, Pemantapan Industri Kreatif Masyarakat dan Pemulihan Sosial Ekonomi serta Peningkatan Infrastruktur Terintegrasi.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, sejumlah 6 tantangan guna mengoptimalkan bidang ekonomi kreatif lebih meluas telah digagas Pemkot Malang. Di antaranya Malang Heritage, Malang Creative, Malang Halal, Malang 4.0 menuju Society 5.0, Malang Service, dan Malang Nyaman. "Untuk penguatan pemulihan ekonomi, maka salah satu yang diangkat adalah ekonomi kreatif," ujarnya.

Adapun sejumlah arah kebijakan yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2022 meliputi peningkatan akses dan kualitas pendidikan, kesehatan dan layanan dasar lainnya. Kemudian, menjaga kestabilan daya beli dan perlindungan sosial, peningkatan infrastruktur perekonomian, dan sarana prasarana sosial ekonomi.

Lalu, pemantapan industri kreatif masyarakat dan kemandirian sosial ekonomi. Peningkatan pelayanan kesehatan dan optimalisasi pendifikan dalam pandemi atau era kenormalan baru.

Selanjutnya, optimalisasi pemberdayaan masyarakat dan kinerja kecamatan/kelurahan tangguh. Pembangunan infrastruktur secara terintegrasi. Pemulihan ekonomi dengan menumbuhkan dan meningkatkan ekonomi kreatif.

Nah, sektor ekonomi kreatif ini, kata Sutiaji, cukup diperhitungkan dalam peningkatan pemulihan ekonomi. Apalagi, nantinya bakal menyasar pula pada pengurangan angka pengangguran terbuka di Kota Malang.

"Sekarang kan arahnya digitalisasi, ekonomi kreatif ini sekarang adalah primadona yang perlu diangkat terkait dengan pemulihan ekonomi. Sebelum itu, ekonomi kreatif juga mulai diperhitungkan, sehingga mesti ada korelasinya dengan TPT (tingkat penganggguran terbuka) yang tinggi," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Malang Dwi Rahayu menyampaikan kegiatan ini sebelumnya telah melalui beberapa tahapan. Di antaranya, rembuk warga, pramusrenbang di tingkat kelurahan, musrenbang kelurahan, pramusrenbang kecamatan, dan musrenbang kecamatan.

"Dan sebelum dilaksanakan musrenbang hari ini, sebelumnya sudah dilaksanakan pramusrenbang RKPD 2022 yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah (PD), kemudian delegasi kecamatan dan delegasi dari musrenbang tematik," paparnya.

Sebagaimana prioritas nasional dan Provinsi Jaea Timur, kata Dwi, maka prioritas pembangunan Kota Malang tahun 2022 juga telah disesuaikan. Dalam hal ini, terkait pemulihan perekonomian dengan mengoptimalkan sektor ekonomi kreatif, pihaknya juga telah memiliki roadmap khusus.

"Untuk pemulihan ekonomi kreatif, maka kita sudah mempunyai roadmap pertumbuhan ekonomi kreatif yang dituangkan dalam Perwal Nomor 12 tahun 2018. Harapannya, dokumen perencanaan tahun 2022 semakin komperehensif dan berkualitas," tandasnya.

Topik
Musrembang Kota MalangArah pembangunan Kota MalangWali Kota MalangWali Kota Malang SutajiBappeda Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru