Produk Olahan Kota Malang Ditarget Go Internasional, Dispangtan Gelar Coaching Clinic

Mar 24, 2021 10:33
Kegiatan coaching clinic Pekan Ketahanan Pangan Dispangtan Kota Malang. (Foto: Istimewa).
Kegiatan coaching clinic Pekan Ketahanan Pangan Dispangtan Kota Malang. (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Upaya mengoptimalkan produk-produk pelaku usaha lokal di Kota Malang diseriusi berbagai pihak. 

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, misalnya, yang menginisiasi agenda Pekan Ketahanan Pangan mengajak para pelaku usaha perikanan untuk bisa mengoptimalkan pemasaran go international.

Salah satunya melalui kegiatan coaching clinic dan cooking class yang dilangsungkan kemarin (Selasa, 23/3/2021) guna memberikan pemahaman berbisnis kepada pelaku usaha perikanan.

Kepala Dispangtan Kota Malang Ade Herawanto mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari rangkaian acara Pekan Ketahanan Pangan yang akan berlangsung hingga Sabtu (27/3/2021) mendatang.

Adapun, pelatihan tersebut bentuk dari upaya memberikan pemahaman untuk pelaku usaha agar bisa mengoptimalkan inovasi dalam berbisnis. Khususnya di bidang pertanian dan perikanan. 

"Sehingga inovasi-inovasi yang ada itu masyarakat juga akan merasakan impac-nya," ujarnya.

Lebih jauh, dari program ini pula guna mewujudkan ketahanan pangan di perkotaan untuk bisa jadi alternatif penghasilan baru. Apalagi, di masa pandemi Covid-19. Pekerjaan rumahnya nanti, bisa dicapai dari sisi kualitas pemasaran hingga pasar internasional.

"Seperti kita ketahui, ekonomi kita usai pandemi ini sudah sangat terpuruk. Maka perlu ada kolaborasi pentahelix untuk merumuskan cara membentuk ketahanan pangan keluarga,'' terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu pemateri perwakilan dari PT Prolandcpe Indonesia Ari Arifin menjelaskan, berbagai metode aspek bisnis global produk UMKM untuk pasar nasional dan internasional.

Guna memasarkan sebuah produk, dikatakannya tidak hanya sekedar bagus tapi juga bagaimana produk itu bisa diterima pasar. Baik dari aspek status (halal, sertifikat, dan lainnya), tingkat higienitas, hingga metode branding dari suatu produk itu sendiri.

"Karena itu, diperlukan sinergi antara UMKM dengan Dinas (Pemerintah) agar bisa terfasilitasi dengan optimal," jelasnya.

Konsep yang sejatinya harus diwujudkan di Kota Malang sebagai wadah dan sarana untuk memfasilitasi ekspor skala nasional maupun internasional, di mana hal itu paling efektif melalui platform digital marketing.

"Sehingga produsen atau pengusaha harus punya identitas dan dukungan komunitas yang kuat dan diakui oleh pasar. Pengakuan pasar bisa berasal dari ISO, American standards, European standards dan lainnya hingga bisa diperluas hingga jangkauan pasar global," tandasnya.

Topik
dispangtan kota malangpekan ketahanan panganCoaching Cliniccooking classproduk go internasionalberita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru