Giliran ASN Pemkot Malang Sinau TikTok dan Youtube Bareng Content Creator JatimTIMES

Mar 23, 2021 12:54
Suasana pelatihan pengelolaan media sosial TikTok dan Youtube yang digelar Diskominfo Kota Malang, Selasa (23/3/2021). (Foto: Imarotul Izah/MalangTIMES).
Suasana pelatihan pengelolaan media sosial TikTok dan Youtube yang digelar Diskominfo Kota Malang, Selasa (23/3/2021). (Foto: Imarotul Izah/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pelatihan pengelolaan media sosial yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang masih berlangsung. Sasaran kali ini merupakan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Kegiatan yang dilangsungkan selama dua hari berturut-turut sejak kemarin (Senin, 22/3/2021) dan hari ini (Selasa, 23/3/2021) ini  diikuti  140 peserta. Yakni, 70 peserta dari masyarakat umum dan 70 lagi merupakan ASN Pemkot Malang.

Content Creator JatimTIMES Imarotul Izzah berkesempatan menjadi pemateri pelatihan pembuatan konten-konten kreatif dan informatif tersebut. Yakni dengan memanfaatkan platform media TikTok dan Youtube.

Menurut Ima, panggilan Imarotul Izzah, para admin media sosial instansi pemerintahan harus menyajikan informasi-informasi yang menarik dengan kreativitas. Platfrom TikTok dan Youtube menjadi wadah yang bisa digunakan.

"Di era digital saat ini saya kira para admin pemerintah sangat bagus apabila memiliki TikTok untuk memberikan informasi pelayanan pemerintahan," katanya.

Nah, dalam pembuatan konten-konten informasi inilah,  para admin instansi pemerintahan dituntut untuk menggunakan bahasa yang santai namun tetap informatif. Sehingga, tetap mengena dan mudah dipahami oleh masyarakat luar. "Apalagi dengan bahasa yang santai, gambar yang asyik, sehingga lebih mudah dipahami masyarakat," ungkapnya.

Dalam kegiatan kali ini, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko berkesampatan hadir. Ia mengapresiasi bentuk platform media sosial yang telah dihadirkan  JatimTIMES. Karena itu, konsep penyederhanaan informasi dengan kreativitas ini dinilai sebagai peluang besar untuk dimanfaatkan semua pihak.

"Penyederhanaan berita, dibuatkan secara ringkas. Ada tokoh, judul, statemen, ini bisa meningkatkan rating. Dan itu telah ditangkap oleh JatimTIMES. Ini peluang bagi teman-teman ASN untuk berkreasi," ujar wakil wali kota.

Pengelolaan media sosiak secara informatif, kreatif, dan inovatif sangat diharapkan mampu diwujudkan di lingkup instansi pemerintahan. Sehingga, branding  institusi itu nantinya akan menentukan seberapa menariknya komten yang dihadirkan dan informatif.

"Ini yang harus dituangkan dalam bentuk konten-konten kreatif, sehingga institusinya dibranding dan dikembangkan. Tetapi tetap sesuai kaidah aturan yang ada," ucap Sofyan Edi.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Malang M. Nur Widianto menambahkan, kegiatan ini bentuk dukungan dalam meningkatkan kompetensi bagi kelompok informasi masyarakat (KIM), khususnya warga Kota Malang. Sehingga, para ASN juga bisa menjadi content creator di platform sosial medianya dengan pemanfaatan TikTok dan Youtube.

"Kami sangat berharap ada satu cara pandang yang sama, bisa bergerak beriiringan antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Malang untuk mengedukasi, menginformasikan, setidaknya potensi-potensi di wilayah masing-masing," terang Wiwid, sapaan Nur Widianto.

Topik
pelatihan tiktokpelatihan youtubePemkot MalangDiskominfo Kota MalangJatim TimesContent creator Jatim Times
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru