Stok Beras Surplus 72 Ribu Ton, Pemkab Malang Pasok Kebutuhan Pangan Hingga Lintas Provinsi

Mar 19, 2021 17:51
Salah satu gudang beras di Kabupaten Malang. (Foto: Ashaq Lupito/ JatimTIMES)
Salah satu gudang beras di Kabupaten Malang. (Foto: Ashaq Lupito/ JatimTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memastikan stok beras sejauh ini masih aman. Bahkan, dari catatan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, stok beras pada saat ini telah mengalami surplus.

Hal itu diutarakan langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang Nasri Abdul Wahid, ketika ditemui MalangTIMES.com di Anusapati, Pringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang, Jumat (19/3/2021).

”Jadi sampai dengan situasi kemarin, kita (di Kabupaten Malang) aman. Stok (beras, red) kita surplus, karena inikan juga sedang musim panen. Sehingga sampai saat ini kita surplus sekitar 72 ribu ton,” ungkapnya.

Nilai surplus tersebut, diperkirakan masih akan terus mengalami peningkatan. Sebab, Bupati Malang Sanusi pada beberapa waktu lalu mengaku telah mengembangkan sektor padi, yang dalam sekali panen beras yang dihasilkan bisa meningkat menjadi 15 ton per hektar.

”Kita sangat terbantu, untuk neraca pangan rata-rata produktivitas kita per hektar 701 ton gabah kering giling. Kalau ada varietas baru, tentu akan menambah stok dan akan terus diupayakan agar petani mengikuti arahan dari dinas dan bupati tersebut,” urainya.

Sejauh ini, dijelaskan Nasri, rata-rata beras yang dihasilkan dalam 1 hentar mencapai 10 ton. Artinya, jika gagasan Bupati Malang yang bisa menghasilkan 15 ton per hektar itu dikembangkan, maka dipastikan angka surplus stok beras di Kabupaten Malang akan semakin bertambah secara signifikan.

”Iya, kita memang surplusnya sudah mencapai 72 ribu ton, kalau target tanam panen bisa sampai di atas 10 ton dan diterapkan di 2 ribu hektar saja, tentu sudah bisa menambah surplus yang sangat signifikan,” jelasnya.

Berkat capaian tersebut, Pemkab Malang saat ini menjadi salah satu wilayah pemasok sumber pangan dari daerah Jawa Timur (Jatim). ”Kita adalah salah satu sumber pemasok pangan di Jatim, jadi karena Kabupaten Malang surplus maka dalam transaksi pangan, tentunya jika ada daerah lain yang membutuhkan juga akan mendapat pasokan dari Malang,” ungkapnya.

Sejauh ini, diterangkan Nasri, selain di wilayah Jatim, beras yang berasal dari Kabupaten Malang telah dipasok hingga ke Jakarta. ”Untuk beras kita bisa memasok sampai ke Jakarta, suplay kami memang sangat luas. Dengan kondisi surplus ini, diharapkan petani bisa mempertahankan hasil panen guna menjaga harga di pasaran,” pungkasnya.

Topik
Stok Berasstok beras kabupaten malangdinas ketahanan pangan kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru