Mudahkan Hibah Bantuan, Disdikbud Kota Malang Dorong Lembaga Kebudayaan Berbadan Hukum

Mar 19, 2021 08:03
Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM (tengah) saat memberikan paparan dalam kegiatan peningkatan kapasitas lembaga kebudayaan. (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM (tengah) saat memberikan paparan dalam kegiatan peningkatan kapasitas lembaga kebudayaan. (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang melalui Bidang Kebudayaan terus mendorong lembaga kebudayaan dan para pelakunya di Kota Malang terus maju dan berkembang. Salah satu upayanya adalah terus mendorong lembaga kebudayaan di Kota Malang untuk berbadan hukum.

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM menjelaskan, dengan berbadan hukum, tentunya akan mempermudah bilamana lembaga tersebut mendapatkan bantuan atau memerlukan bantuan dari pemerintah. "Jadi, semua lembaga harus ada akta notaris atau berbadan hukum. Sehingga ketika mereka ingin bantuan, ingin hibah,  secara aturan regulasi pemerintah memang harus berbadan hukum," jelasnya.

Meskipun dalam bentuk yayasan maupun perkumpulan, hal itu tak menjadi persoalan. Yang jelas adalah suatu lembaga kebudayaan tersebut memiliki badan hukum. Hal tersebut diwajibkan karena regulasi yang telah diatur pemerintah, “Kami akan salah bilamana memberikan bantuan atau hibah itu kepada lembaga yang belum ber-akta notaris atau berbadan hukum sebagai payung hukum,” ujar Suwarjana.

Dalam sebuah kesempatan, Disdikbud melalui Bidang Kebudayaan mengundang para pelaku budaya, seniman-seniman senior, Dewan Kesenian Kota Malang (DKM), Komite Kesenian Kota Malang (K3M), Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang dan unsur lainnya untuk didorong memiliki badan hukum bagi mereka yang memang belum berbadan hukum.

"Yang jelas mereka (para seniman, budayawan dan yang lainnya) sangat antusias dengan ini," ungkapnya dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Kebudayaan: Merajut Silaturahmi dalam Upaya Meningkatkan Ketahanan Budaya melalui  Adaptasi Menghadapi Perubahan Peradaban Dunia di Hotel Shalimar, Kamis (18/3/2021).

Sembari memberikan pemahaman dan sharing pengetahuan terkait lembaga berbadan hukum dengan mengundang pemateri dari notaris, dalam kegiatan itu juga dilakukan jaring aspirasi untuk kemajuan budaya dan kesenian di Kota Malang. "Mereka antusias karena jarang didudukkan bersama seperti ini. Makanya nanti, beliau-beliau para seniman maupun budayawan ini juga ingin ada jagongan dengan wali kota," kata Suwarjana.

Disdikbud berharap, ke depan para pelaku kesenian maupun kebudayaan di Kota Malang bisa terus kompak karena Kota Malang merupakan kota budaya dan kota seni. "Kekompakan maupun kerukunan para pelaku seni harus terus dijaga dan dikuatkan. Kebudayaan menjadi kunci masa depan yang memiliki dampak luas bagi kehidupan masyarakat, baik secara sosial maupun secara ekonomi," pungkas dia.

 

Topik
Disdikbud Kota MalangBidang Kebudayaan Disdikbud Kota MalangKepala Disdikbud Kota Malang SuwarjanaPelaku budaya Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru