UIN Maliki Malang Diminati Mahasiswa Dunia (3)

Makan hingga Foto Bareng, Potret Kedekatan Rektor UIN Malang dengan Mahasiswa Asing

Mar 18, 2021 17:03
Potret keakraban antara Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris (baju batik) dan juga para mahasiswa asing dengan selfie bersama (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Potret keakraban antara Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris (baju batik) dan juga para mahasiswa asing dengan selfie bersama (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Potret kedekatan Prof Abdul Haris Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN MALIKI) Malang memang tak bisa dipungkiri. 

Hal itu terlihat tak kala Rektor kelahiran Lamongan itu menghampiri para mahasiswa asing yang tengah berdiskusi di depan Gedung Rektorat beberapa waktu lalu.

Para mahasiswa asing dari Sudan, Somalia, Mesir dan China asik berdiskusi di depan Gedung Rektorat UIN MALIKI Malang. Di sana, Rektor yang low profile itu tak canggung harus duduk lesehan beralaskan rumput halaman kampus bersama para mahasiswa asing.

Dengan gaya khasnya yang kalem dan humoris, ia kemudian menyapa dan menanyakan kabar dan kegiatan para mahasiswa selama masa pandemi Covid-19. Komunikasi yang intens dan lepas, menandakan jika unsur pimpinan kampus dan para mahasiswa begitu dekat.

Dikatakan Haris, jika memang hampir semua mahasiswa asing ia mengenalinya. Begitupun sebaliknya, juga banyak mahasiswa asing yang mengenal sosoknya. Bahkan diakuinya jika berbagi kegiatan para mahasiswa ia juga sering melakukan diskusi dengan para mahasiswa asing.

Seperti halnya pada masa awal pandemi. Rektor dan para mahasiswa asing sempat berdiskusi terkait keputusan untuk pulang atau tidak ke negaranya. Namun sebagian besar mahasiswa asing tidak pulang dan tetap berada di sini.

"Hal ini membuktikan kedekatan saya dengan mereka," ungkapnya.

Lin Mah mahasiswa asal China menilai, sosok Prof Abdul Haris merupakan sebuah rule model bagi dirinya. Pribadinya yang baik terhadap semua mahasiswa, khususnya mahasiswa asing, membuatnya semakin betah menjalani studi di UIN MALIKI Malang.

"Beliau baik dan menjadi rule model bagi saya," jelasnya disela diskusi bersama.

Disela diskusi, saking akrabnya, Rektor juga tak canggung untuk mengajak dan mentraktir para mahasiswa itu untuk makan bersama. Rektor UIN mengajak para mahasiswa asing itu untuk menikmati kuliner khas Indonesia di Warung Pan Java yang terletak di kawasan Dau, Kabupaten Malang.

Kedekatannya semakin nampak, seperti halnya makan dengan sahabat, ketika Rektor juga menawarkan berbagai olahan kuliner masakan khas Jawa untuk dinikmati oleh para mahasiswa asing.

Saat makan bersama, keakraban semakin terbangun dengan bumbu-bumbu guyonan yang dilontarkan Rektor. Suasana semakin guyub. Di situ juga nampak, para mahasiswa asing UIN MALIKI Malang itu begitu menyukai sajian kuliner khas Indonesia.

Mulai sayur sop, ayam goreng, kare, tempe goreng, telur, nasi empok atau nasi campur dengan jagung disantap dengan lahap oleh para mahasiswa asing. Bahasan mengenai kuliner favorit dari para mahasiswa asing juga begitu seru dan menjadi obrolan hangat.

"Saya berharap ini bisa menjadi kenangan sampai nanti, dan silaturahmi kita semakin erat," terangnya.

Haris berharap, agar para mahasiswa asing bisa memanfaatkan waktu untuk belajar di UIN Maliki Malang dan mengambil banyak hal yang positif, baik keilmuan maupun budaya. Apa yang didapat, nantinya juga diharapkan bisa memberikan kebermanfaatan ketika para mahasiswa asing pulang ke negara masing-masing.

“Mempelajari Indonesia bukan hanya pada pembelajaran di kelas tapi juga budayanya yang bisa diaplikasikan di daerahnya. Dan saya sangat senang dengan kehadiran mereka,” pungkasnya.

 

 

 

Topik
UIN Maliki MalangRektor UIN Malangmahasiswa asing di uin malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru