Jadi Pionir, Pemkot Malang Ajak Pemuda Perangi Narkoba dan HIV/AIDS

Mar 18, 2021 16:51
Suasana sosialisasi Penyadaran Pemuda terhadap HIV/AIDS dan Narkoba di Era New Normal, Kamis (18/3/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Suasana sosialisasi Penyadaran Pemuda terhadap HIV/AIDS dan Narkoba di Era New Normal, Kamis (18/3/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus menggencarkan perang terhadap narkoba dan HIV/AIDS. Upaya tersebut salah satunya dengan melibatkan para pemuda.

Apalagi, banyak kasus pengguna narkotika diisi oleh usia-usia produktif. Karenanya, benteng untuk menjauhkan pemuda dari narkoba dan HIV/AIDS menjadi salah satu prioritas Pemkot Malang untuk membangun generasi muda berkualitas.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, para pemuda dengan segala kemampuan dan kreatifitasnya mampu tumbuh dengan baik untuk menghasilkan karya bagi bangsa. Namun, hal itu akan menjadi kesia-siaan apabila harus hancur karena narkoba.

"Angka usia produktif saat kini lebih dari 50 persen. Tapi apa artinya apabila potensi ini dihancurkan dengan narkoba. Itu bisa terjadi karena benteng moral yang tidak kuat," ujarnya saat mengisi acara Sosialisasi Penyadaran Pemuda terhadap HIV/AIDS dan Narkoba di Era New Normal, Kamis (18/3/2021).

Sebagaimana yang tercatat, Di Kota Malang sendiri, jumlah pemuda berusia 16-30 tahun mencapai 204.982 jiwa. Sementara yang terdeteksi sebagai pengguna narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang sebanyak 11 orang.

Sedangkan total jumlah penderita HIV AIDS sebanyak 432 penderita, di mana dari jumlah itu lagi-lagi didominasi oleh pemuda. Karenanya, Sutiaji mengajak peran serta pemuda sebagai pionir untuk terlibat dalam mewaspadai bahaya Narkoba dan HIV/AIDS.

"Kalian (para pemuda), menjadi pionir untuk memerangi narkoba dan HIV/AIDS. Jenengan punya tugas untuk mengajak saudara-saudara kita mewaspadai terhadap bahaya narkoba dan HIV/AIDS. Dan saya berharap besar kepada pemuda," paparnya.

Senada, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni menyampaikan, guna memerangi narkoba dan HIV/AIDS tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Peran serta pemuda itu juga yang bakal menjadi benteng diri, agar menjauhi hal tersebut.

"Menjadi tugas kita bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi keluarga, masyarakat, dan yang terpenting diri sendiri untuk menyadari betapa dahsyatnya narkoba dan HIV AIDS merongrong kesehatan dan merusak mental generasi muda," ungkapnya.

Topik
Perang Narkobaperang hiv aidsWalikota Malang SutiajiDisporapar Kota Malangberita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru