UKM PPD Unisma Peringkat 2 Nasional, Gaung Fakultas Kedokteran Semakin Menggelegar

Mar 17, 2021 13:28
Dekanat FK Unisma (Ist)
Dekanat FK Unisma (Ist)

MALANGTIMES - Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (PPD) Universitas Islam Malang (Unisma) mengukir kebanggaan. Pasalnya, UKM PPD itu meraih peringkat dua nasional. Hal itu dibenarkan Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSI, saat ditemui di gedung Rektorat Unisma bersama Wakil Rektor IV Unisma, Dr Ir Hj Istirochah Pujiwati MPd dan juga Dekan FK Unisma dr Rahma Triliana, MKes.

"Kami selalu memberikan kontribusi pada bangsa dan negara, UKM PPD tingkat kelulusannya hampir mencapai 100 persen. Kita berada peringkat dua nasional," jelasnya.

Prestasi itu dikatakannya tak lepas dari peran serta dan kerja keras dari semua pihak, baik itu dosen, karyawan dan pihak lainnya. Termasuk juga mitra rumah sakit yang menjadi tempat ko-asisstensi, seperti RS di Blambangan, RS Mardi Waluyo Blitar, RS Bangkalan, RS Kanjuruhan Malang dan juga termasuk RSI Unisma sendiri yang jadi bagian tak terpisahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Unisma.

Testimoni postif juga muncul dari para orang tua wali. Sebab, Selain meraih gelar dokter, para lulusan juga menjadi seorang mubaligh. "Asalnya hanya menguliahkan, agar menjadi dokter, tapi etika dokter muslim diberikan. Sehingga bisa menjadi mubaligh," jelasnya.

Hal ini menunjukkan, jika Fakultas Kedokteran Unisma merupakan tempat yang kredibel untuk mengantarkan para mahasiswa menjadi dokter-dokter yang berkualitas dan memiliki kapabilitas yang mumpuni.

"Disini juga diwajibkan mahasiswa selama satu tahun untuk tinggal di pondok pesantren. Dan aplikasi Pondok mereka harus melakukan kegiatan kajian-kajian keagamaan untuk mendalami etika kedokteran Islam. Dan minimal mereka harus hafal dua juz. ini menjadi bakal mereka menjadi dokter maupun menjadi mubaligh," terangnya.

Alumni Fakultas Kedokteran Unisma juga telah banyak berkontribusi besar di daerah-daerah. Banyak mereka para alumni menjadi leader maupun penginspirasi utamanya dalam bidang kesehatan. Hal itu juga membuat pujian mengalir dari Ketua DPRD Maluku yang mengapresiasi pendidikan di Unisma.

"Ketua DPRD Maluku bilang, Pak Rektor, itu gimana resepnya?, dikasih apa? lulusan Unisma kok berbeda dengan yang lain. Termasuk juga Ketua DPRD Sumenep, juga bilang kalau bisa waktu di pesantren jangan satu tahun, kalau bisa ditambahkan lagi,karena memang manfaatnya begitu besar," jelasnya.

Dekan FK Unisma dr Rahma Triliana, MKes. UKM PPD diikuti sejak tahun 2012. Saat itu hanya lima orang mahasiswa. Namun kemudian, tahun-tahun berikutnya jumlah peserta semakin meningkat.

"Alhamdulillah semua bisa lolos, hampir 100 persen. Dari tahun ke tahun terus meningkat. Maka dari itu, saat ini kita terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Sinergi dengan berbagai pihak juga akan kami tingkatkan," jelasnya.

Wakil Rektor IV Unisma, Dr Ir Hj Istirochah Pujiwati MPd, menambahkan, jika gaung Fakultas Kedokteran Unisma juga telah terdengar bagus di Jakarta. Karena sistem pendidikan yang berkualitas.

Saat ini pendaftaran gelombang kedua telah dibuka. Antusias para pendaftar juga begitu tinggi. Pada gelombang pertama, telah ditutup dengan 93 orang.

"Sampai gelombang ke tiga, kuota yang disediakan ada 110 kuota, itu juga termasuk program beasiswa dua orang. Sedangkan gelombang pertama sudah 93, animonya cukup tinggi," pungkasnya.

Topik
Universitas Islam MalangRSI UnismaFakultas Kedokteran UnismaBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru