76 Pegawai Disnaker-PMPTSP Kota Malang Jalani Vaksinasi Termin Kedua

Mar 16, 2021 20:09
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Woro Tanty Poerwandari. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang Woro Tanty Poerwandari. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Dalam rangka menyukseskan prorgram vaksinasi dari pemerintah dengan menyasar pelayan publik, sebanyak 76 pegawai Disnaker-PMPTSP (Dinas Tenaga Kerja, Penanamn Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kota Malang menjalani vaksinasi tahap dua pada termin kedua. 

Sekretaris Disnaker-PMPTSP Kota Malang Woro Tanty Poerwandari mengatakan, bahwa sebanyak 76 pegawai merupakan data awal yang terdaftar dalam program vaksinasi. 

"Iya ada sekitar 76 pegawai sesuai data awalnya yang vaksin. Tapi ada beberapa yang tidak karena memiliki catatan-catatan. Jadi misalkan ada yang hamil, ada yang menyusui, terus ada beberapa penyakit yang memang nggak bisa ikut vaksin," ungkapnya kepada pewarta di Kantor Pelayanan Terpadu Kota Malang, Selasa (16/3/2021). 
 

Disnaker-PMPTSP-169c09dc49436c261.jpg


Perempuan yang akrab disapa Woro ini menuturkan, bahwa dengan dilakukannya vaksinasi tahap dua pada termin kedua ini dapat memberikan bantuan perlindungan dari dalam tubuh agar terhindar dari Covid-19. 

"Jadi kita sangat berharap besar. Vaksin ini bisa memproteksi kita dari dalam. Kalau dari luar proteksi kita kan protokol kesehatan ya. Dari dalam vaksin inilah yang kita harapkan bisa jadi pelindung untuk kita. Selain ya mohon perlindungan sama Allah," ujarnya. 

Woro menjelaskan bahwa dirinya berharap besar karena para pegawai Disnaker-PMPTSP Kota Malang tidak dapat terhindar dari kerumunan berbagai ragam masyarakat yang membutuhkan pelayanan. 

"Karena kita sekarang dengan pekerjaan kita nggak bisa menghindari kerumunan dalam rangka pekerjaan. Sementara kami di sini sudah mencoba dengan protokol kesehatan tapi tetap memang kita berhadapan dengan beragam masyarakat secara langsung," jelasnya. 

Lebih lanjut Woro pun menegaskan, bahwa pihaknya sangat berharap lebih dengan adanya vaksinasi kepada para pelayan publik yang setiap harinya memberikan pelayanan kepada beragam masyarakat dari berbagai macam latar belakang. 

"Jelas harapan ke depannya kami bisa bekerja dengan nyaman, dengan lebih baik. Karena ada rasa percaya diri bahwa kami sudah di vaksin. Walaupun kami tetap harus menjalankan protokol kesehatan," terangnya. 

Sementara itu, disinggung mengenai perasaan dirinya setelah menjalani vaksinasi tahap dua pada termin kedua ini, Woro menuturkan bahwa dirinya lebih cepat merasa ngantuk. 

Disnaker-PMPTSP-2018eb933ec56f638.jpg



"Saya terasa tangan sakit. Terus kalau saya ngantuknya lebih cepat dari yang kemarin. Kemarin (vaksin termin pertama, red) itukan mungkin dua jam baru ngantuk, kalau sekarang nggak sampai setengah jam itu kepala udah berat (ngantuk, red)," tuturnya. 

Selain efek tersebut, Woro yang memiliki penyakit gastritis akut atau maag mengatakan, bahwa dirinya bersama stafnya mengalami efek yang sama setelah divaksin. 

"Setiap orang beda-beda. Kebetulan saya punya staf yang sama-sama punya penyakit Gastritis akut kayak saya. Gejalanya itu sama yakni frekuensi sakit maagnya agak sering," katanya. 

Dirinya pun akhirnya konsultasi ke dokter dan mengatakan bahwa hal tersebut tidak menjadi masalah yang berarti. Lanjut Woro yang terpenting tidak sampai muntah darah atau mengalami efek berat lainnya. 

"Kita sudah konsultasi ke dokter katanya itu nggak masalah, selama nggak muntah darah. Kemudian ususnya nggak pernah ada masalah luka atau bolong, katanya masih aman sih. Terus juga kita tanya apakah boleh minum obat, katanya juga boleh," pungkasnya.

Topik
76 Pegawai DisnakerDisnaker PMPTSP Kota MalangVaksinasi Terminprorgram vaksinasiDinas Tenaga Kerja
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru