Persiapan Pembelajaran Luring, 747 Pegawai dan Dosen Unisma Ikuti Vaksinasi

Mar 16, 2021 17:21
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi yang melakukan vaksinasi (Ist)
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi yang melakukan vaksinasi (Ist)

MALANGTIMES - 747 pegawai dan dosen Universitas Islam Malang (Unisma) melakukan vaksinasi hingga tahap kedua. Hal tersebut sebagai salah satu kesiapan menyambut pembelajaran secara luring semester ganjil 2021-2022.

Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri MSi membenarkan, jika memang vaksinasi ini merupakan bagian dari menyambut pembelajaran secara luring. Sehingga seluruh civitas mulai dari pimpinan, karyawan maupun dosen Unisma, melakukan vaksinasi tahap satu dan tahap dua.

"Pimpinan karyawan, dosen, semuanya vaksinasi. Tahap 1 sudah selesai, kira-kira beberapa waktu lalu, dan ini sedang penyelesaian pada tahap kedua dan sudah dipersiapkan secara konkrit untuk vaksinasi," jelasnya.

Kendati vaksinasi pegawai maupun dosen bagian dari persiapan menyambut pembelajaran luring, di mana seperti dikabarkan secara nasional dimulai bulan Juli, Unisma tetap akan berpedoman kepada peraturan dan kebijakan pemerintah.

Lanjut Maskuri, total para pegawai dan dosen yang diusulkan untuk vaksinasi, berjumlah sebanyak 747 orang. Namun hingga saat ini, tercatat masih sebanyak 632 orang yang telah menjalani vaksinasi tahap satu dan tahap kedua.

"Sekarang ini penyelesaian tahap kedua. Masih ada waktu sampai tanggal 29 Maret. Yang usai 58 jarak vaksin tahap satu dan tahap dua 18 hari. Ini tentunya Bagian dari upaya memberikan perlindungan terhadap seluruh civitas Unisma," jelasnya.

Dalam vaksinasi para pimpinan, pegawai maupun para dosen, Unisma disupport penuh dengan Fakultas Kedokteran maupun Rumah Sakit Unisma. Selain itu, vaksinasi itu juga tak lepas dari peran Wali Kota Malang maupun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

"Kerjasama yang baik satu sama lain sehingga kegiatan berjalan dengan lancar. Kami pun sudah menyampaikan kepada para dosen, bagi mereka yang melewatkan vaksinasi gratis dari pemerintah ini, jika nantinya waktu sudah lewat, diharapkan untuk membayar sendiri, kita sudah umumkan itu," pungkasnya.

Topik
Vaksin Covid 19UnismaUniversitas Islam Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru