UIN Malang Jalin MoU dengan Kejari Kota Malang terkait Keperdataan dan Tata Usaha Negara

Mar 16, 2021 16:04
Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris (dua dari kanan) yang menjalin kerjasama dengan Kejari Kota Malang di bidang hukum dan tata usaha negara (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris (dua dari kanan) yang menjalin kerjasama dengan Kejari Kota Malang di bidang hukum dan tata usaha negara (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN MALIKI) Malang menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di ruang Rektor UIN MALIKI Malang, Selasa (16/3/2021).

Kepala Kejari Kota Malang, Andi Dharmawangsa menjelaskan, jika dalam jalinan kerja sama ini, berkaitan dengan Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara. Sehingga bilamana UIN MALIKI  Malang menghadapi sebuah permasalahan terkait perdata dan tata usaha negara, maka UIN MALIKI Malang bisa melimpahkan ke pengacara negara, dalam hal ini Kejari Kota Malang.

"Ya itu kalau ada permasalahan keperdataan dan tata usaha negara bisa melimpahkannya kepada kami," jelasnya.

Mekanisme untuk pelimpahan itu, dengan membuat Surat Kuasa Khusus pelimpahan kepada Kejari Kota Malang. Lembaga ini sendiri dijelaskannya dibentuk memang salah satunya untuk mendampingi lembaga-lembaga negara dalam menghadapi masalah keperdataan.

"UIN memberikan kuasa ke kami, istilahnya adalah pengacara, tapi pengacara negara. Dan di sini kami tanpa bayar atau gratis," jelasnya.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, jika selain kerjasama bidnag hukum dan tata usaha negara, kerjasama juga dilakukan terkait partisipasi dalam pendidikan. Artinya, Kejari Kota Malang, siap menerima para mahasiswa, khususnya UIN MALIKI Malang untuk melakukan praktek kerja dan mengali ilmu dilapangan langsung.

"UIN bisa mengunakan lembaga kami sebagai tempat PKL. Di kampus kan teorinya, namun di sana (Kejari) adalah prakteknya, sehingga supaya kalau sudah selesai kuliah bisa siap kerja dengan pengalaman yang dimiliki," terangnya.

Rektor UIN MALIKI Malang, Prof Abdul Haris menambahkan hal yang senada dengan Andi. Selain kerja sama terkait bidang hukum dan tata usaha negara, jalinan kerjasama ini juga terkait dengan kependidikan.

Dcontohkannya bisa saja dalam bentuk para mahasiswa UIN MALIKI Malang yang melakukan praktek kerja lapangan (PKL) di Kejari Kota Malang atau pun bilamana memberikan materi terkait pengetahuan hukum dalam sebuah kegiatan.

"Selain terkait bidang hukum ya terkait pendidikan, artinya Kejaksaan sebagai lokasi PKL. Tentunya ini demi kebaikan dan kemajuan UIN Malang," jelasnya.

Sementara itu, ditanya mengenai rentannya sebuah kampus terdapat permasalahan hukum terkait keperdataan dan tata usaha negara, dijelaskan Haris, sapaan akrabnya, jika terlepas dari hal ini, UIN MALIKI Malang sangat terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak. "Kita sangat terbuka," pungkasnya.

Topik
UIN Maliki MalangUIN MalangKampus UIN MalangRektor UIN MalangProf Abdul HarisAndi Dharmawangsa

Berita Lainnya

Berita

Terbaru