Kepopuleran Tergaung Luas, IAIN Surakarta Studi Banding ke UIN Malang

Mar 15, 2021 14:50
Rektor UIN Malang, Pro Abdul Haris yang menyambut kunjungan IAIN Surakarta di ruang Rektor (foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)
Rektor UIN Malang, Pro Abdul Haris yang menyambut kunjungan IAIN Surakarta di ruang Rektor (foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gaung kepopuleran Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN MALIKI) Malang baik dari segi prestasi dan tata kelola kampus yang baik, memang sudah tak dipungkiri lagi banyak didengar oleh perguruan tinggi lain, utamanya di kalangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Terbukti, pada Senin (15/3/2021), UIN MALIKI Malang mendapatkan kunjungan studi banding dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN), yang dihadiri langsung oleh rektor beserta para pegawai IAIN MALIKI Malang.

Rektor IAIN Surakarta, Prof Dr H Mudofir SAg MPd mengakui, kunjungan studi banding ke UIN MALIKI Malang memang didasari latar belakang UIN Malang yang telah populer.

Branding UIN MALIKI Malang di kalangan PTKIN maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN) juga begitu bagus. Hal itu baik dari tata kelola kampus hingga manajamen sumber daya manusia (SDM) bisa termanajemen dengan baik sehingga patut ditiru kemajuannya oleh IAIN Surakarta.

"Jadi kami berguru banyak hal. Termasuk bagaimana kampus Badan Layanan Umum (BLU) yang baik dan juga bagaimana mengembangkan program studi (Prodi) umum maupun bagaimana meningkatkan prestasi lainnya," bebernya.

Dalam hal ini, pihaknya melihat empat hal yang menjadi dasar mengunjungi UIN MALIKI Malang. Pertama adalah tata kelola yang bermutu; kedua peningkatan SDM yang bermutu; ketiga, pengajaran, penelitian, publikasi yang bermutu dan keempat adalah kegiatan-kegiatan mahasiswa yang bermutu.

"Selain itu ini juga menyambut IAIN menjadi UIN yang saat ini dalam prosesnya menunggu Peraturan Presiden (Perpres) tentang alih status berbarengan dengan IAIN lainnya dalam satu dokumen. Namanya pun sudah diharmonisasi antara kementerian oleh Kemenkumham," bebernya.

Rektor UIN MALIKI Malang, Prof Dr Abdul Haris, menyambut baik kunjungan dari IAIN Surakarta. Pihaknya mempersilahkan mengambil hal-hal positif dan bermanfaat di UIN MALIKI Malang untuk bisa ditiru dan diaplikasikan di IAIN Surakarta.

"Silahkan, apa yang baik dari UIN Malang diambil. Bukan hanya PTKIN saja, namun juga dengan PTN maupun PTS lainnya. Kita harus bersama untuk maju. Kenapa? Kalau pendidikan maju, kita punya sumbangsih dan kontribusi besar untuk bangsa, maupun warga dunia agar hidup manusia lebih baik," bebernya.

Melihat lembaga yang ia pimpin menjadi percontohan perguruan tinggi lainnya, Rektor kelahiran Lamongan itu menegaskan akan terus meningkatkan kapasitas dan terus berinovasi untuk kemajuan UIN MALIKI Malang lebih maju lagi.

"Kami akan menjadi agen perubahan ke arah yang lebih bagus lagi, khususnya untuk dunia, tidak hanya Indonesia. Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan untuk kepentingan membangun peradaban harus menyuarakan budaya perdamaian dunia, baik secara berkorelasi dengan keilmuan dan yang lainnya," jelasnya.

Sementara itu, UIN MALIKI Malang menjadi kampus BLU telah sejak 2008. Selain itu UIN MALIKI Malang juga mendapatkan penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A1 Malang. Penghargaan tersebut, diberikan kepada UIN MALIKI Malang sebagai Satuan Berkinerja Terbaik I Kategori Badan Layanan Umum (BLU) Periode Triwulan IV tahun 2020.

Topik
UIN MalangUIN Maliki MalangUIN Maliki

Berita Lainnya

Berita

Terbaru