2 Jam Hujan Lebat Guyur Kota Malang, 10 Pohon Tumbang, 9 Kawasan Banjir

Mar 14, 2021 18:43
Kondisi Pohon Waru yang tumbang di Jalan Karya Timur, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (14/3/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 
Kondisi Pohon Waru yang tumbang di Jalan Karya Timur, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (14/3/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kota Malang dimulai sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB atau berlangsung 2 jam, menyebabkan 10 pohon tumbang di beberapa lokasi yang berbeda dan 9 wilayah terjadi banjir.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Malang Alie Mulyanto menyebutkan bahwa 10 pohon tumbang tersebut dimulai dari wilayah utara Kota Malang atau lebih tepatnya di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo. 

"Ada 10. Titiknya mulai dari sebelah utara ya, di Sunandar Priyo Sudarmo, terus Jalan Karya Timur, Jalan Tenaga Utara, Jalan Sulfat Raya, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Thamrin, Jalan Sindoro, Jalan Tenes kemudian Jalan Cengger Ayam Dalam dan Jalan Merdeka Utara di BI," jelasnya ketika dihubungi MalangTIMES, (14/3/2021). 



Alie mengatakan bahwa penyebab terjadinya pohon tumbang tersebut dikarenakan kondisi pohon, serta intensitas hujan yang memang pada hari ini Minggu (14/3/2021) sangat deras yang disertai angin kencang. 

"Jadi ya macam-macam. Ada pohon yang tua, ada pohon yang muda. Artinya bahwa memang dipicu oleh angin kencang dan juga hujan yang sangat lebat sekitar pukul 14.15 WIB," terangnya. 

Menurut Alie bahwa terdapat beberapa pohon tumbang yang cukup parah dengan menimpa kendaraan bermotor di Jalan Tenes samping Mall Olympic Garden dan rumah di Jalan MH Thamrin Gang Tiga. 

"Yang paling parah di Jalan Tenes dekat MOG ada kendaraan yang tertimpa. Di Jalan MH Thamrin juga ada rumah yang tertimpa," ujarnya. 



Lanjut Alie bahwa saat melakukan evakuasi tidak terlalu sulit karen kerja dengan tim. Namun kesulitan hanya terdapat di beberapa titik karena menimpa kabel. Seperti di kawasan Jalan Sulfat, Jalan Sindoro dan Jalan MH Thamrin Gang Tiga. 

"Kita cepat kok, karena bersama-sama dengan tim. Jadi kita dengan DLH, dengan relawan, dengan PSC, dengan PMI, kemudian dengan teman-teman Satpol dengan Dishub. Jadi semuanya kita bersama-sama dalam rangka untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kota Malang," terangnya. 



Hingga pukul 16.30 WIB tim gabungan yang mengevakuasi beberapa titik pohon tumbang sudah terselesaikan tujuh titik. Diperkirakan saat ini, seluruh pohon tumbang sudah berhasil dievakuasi dan lalu lintas kembali berjalan normal. 

Sementara itu, terkait beberapa wilayah yang tergenang banjir, Alie menyebutkan setidaknya terdapat sembilan wilayah yang pada hari ini terendam banjir di Kota Malang. 

"Kalau itu (banjir, red) hampir di Kota Malang. Mulai dari Sardo, Jalan Bondowoso Galunggung, Malang City Point, kemudian di Soekarno-Hatta, di Kedawung, di Sulfat, di Sudimoro, di Letjen Sutoyo, RSUD Saiful Anwar," jelasnya. 

Beberapa titik yang cukup parah berdasarkan pantauan pewarta di lokasi yakni di Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Kedawung, Jalan Sudimoro yang mencapai setinggi lutut orang dewasa. Bahkan khusus di Jalan Kedawung hampir mendekati area pinggang orang dewasa. 

"Ada juga karena tidak lancar saluran air. Penyebabnya utama, memang hari ini air tidak hanya mengalir ke drainase diteruskan ke sungai, hingga ke laut. Jadi harus dimanage untuk menjadi air cekungan dan dimasukkan ke dalam tanah," ujarnya. 

Serta juga penambahan jumlah sumur-sumur resapan dan sumur-sumur injeksi untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang cukup tinggi di Kota Malang. Dan juga kewaspadaan dari masyarakat juga harus lebih ditingkatkan. 

"Kalau ada hujan yang lebat, kemudian ada angin yang kencang tetap waspada. Jika kita tahu bencananya kita harus tahu strateginya, kita harus menghindar, atau tidak keluar. Kalau tahu insya allah kita selamat," tandasnya.

Topik
Angin kencangPohon Tumbangpohon tumbang kota malangBPBD Kota Malangbanjir kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru