Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang Ikut Sesalkan Video Hoaks Gus Idris

Mar 14, 2021 18:36
Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang, Ana Ahsanul Huda (kiri) usai pelantikan PCPM (Hendra Saputra/ MalangTIMES)
Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang, Ana Ahsanul Huda (kiri) usai pelantikan PCPM (Hendra Saputra/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang mengaku kurang sepakat dengan aksi video hoaks penembakan yang melibatkan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah, Idris Al Marbawy di Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Menurut Sekretaris Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang, Ana Ahsanul Huda S Sy apa yang dilakukan oleh pria yang akrab disapa Gus Idris itu telah membuat gaduh di wilayah Kabupaten Malang.

“Kami selaku Pemuda Muhammadiyah kurang sepakat dengan apa yang dilakukan Gus Idris, karena isu hoaks saat ini sudah sering apalagi untuk kepentingan bisnis konten dan itu memang amat sangat disayangkan,” kata Huda Minggu (14/3/2021).

Huda pun sebenarnya mengetahui bahwa Gus Idris sebelumnya adalah tokoh dan panutan. Akan tetapi, ia menyesalkan sampai kemudian muncul video hoaks yang hanya untuk kepentingan bisnis dan bisa memberikan respon fitnah kepada masyarakat.

Dalam hal ini, Huda juga mengaku penyematan sebutan Gus dinilai sangat tidak elok ketika ternyata seseorang tersebut justru melakukan tindakan yang tidak mencerminkan seorang tokoh.

“Itu salah satunya juga yang kami sayangkan, tapi di Muhammadiyah (mohon maaf) tidak ada kiai atau gus. Tapi di lingkungan rekan kami Nahdliyin, kiai dan gus ini cukup dihormati. Kalau masyarakat sudah mempercayakan sudah menjadi gus, mestinya dia juga jadi panutan yang baik,” papar dia.

Seperti diketahui, saat ini video viral penembakan yang hoaks itu telah dilaporkan beberapa organisasi. Dan kini, laporan tersebut telah ditangani oleh Polres Malang. 

Di sisi lain, dengan banyaknya isu tersebut Pimpinan Pemuda Daerah Muhammadiyah ingin ikut membantu peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam melaksanakan pembangunan.

“Harapan saya, kami juga ikut menjadi bagian pembangunan visi misi Pemerintah Kabupaten Malang. Kami harap juga bisa sinergi untuk membangun dan menjaga Kabupaten Malang, salah satunya kami akan buat roadmap potensi daerah,” tutur dia.

Sekadar diketahui, saat ini Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Malang telah melantik Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah di 24 kecamatan di Kabupaten Malang. Total ada 168 anggota yang telah dilantik dan resmi menjadi bagian dari Pemuda Muhammadiyah.

Topik
gus idrispenembakan gus idrisPemuda Muhammadiyah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru