Anggota Dewan Kota Malang Berbagi Resep Lancar Usaha bagi Pelaku UMKM dengan DUIT

Mar 14, 2021 13:54
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Rokhmad (berkopiah) saat menyambut pelaku UMKM dalam gelaran pameran di hall gedung DPRD Kota Malang. (Foto: Istimewa).
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Rokhmad (berkopiah) saat menyambut pelaku UMKM dalam gelaran pameran di hall gedung DPRD Kota Malang. (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES- Pameran produk-produk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digelar di hall gedung DPRD Kota Malang pada 12 dan 13 Maret 2021 menyita banyak perhatian. Bagaimana tidak, selain pameran, para pelaku UMKM juga disambut oleh para anggota dewan.

Salah satu yang turut hadir menyapa dan menyambut pameran UMKM tersebut, yakni Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Rokhmad. Dalam kesempatan itu, ia disambut antusias oleh pelaku UMKM, terlebih saat meninjau semua stan.

Dengan ramah, Rokhmad pun turut berbelanja produk-produk UMKM itu. Mulai dari masker,  minuman sehat, bandeng presto, hingga kelengkapan pakaian.

Tak hanya menyambut para pelaku UMKM, Rokhmad juga turut berbagi resep agar pelaku usaha bisa sukses. Kata dia, salah satu yang harus diterapkan yakni dengan melakukan 'DUIT. "DUIT ini maksudnya bukan duit uang lho, tapi peserta harus memiliki Doa, Usaha, Istiqomah dan Tawakkal atau DUIT," ungkapnya.

Dengan resep tersebut, kata Rokhmad, diharapkan para pelaku UMKM semakin berkembang dalam meningkatkan penjualan produk yang dihasilkan. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19, ia pun juga meminta agar pelaku usaha tetap menjaga imun dan protokol kesehatah.

"Dengan resep DUIT tersebut, kami selaku anggota  dewan berharap  usaha UMKM bapak dan ibu akan terus berjalan dan semakin  berkembang dengan baik. Ingat, di tengah pandemi ini kita lebih kuatkan iman dan imun agar tetap bertahan  dan segera  bangkit  dari keterpurukan," katanya.

Tak hanya memberikan motivasi, dalam kesempatan itu, Politisi PKS ini juga memanfaatkan momen pameran UMKM untuk lebih dekat dengan masyarakat. Banyak dari pelaku usaha yang curhat tentang apa yang dialaminya.

"Ada yang merasa masih kurang optimal menggaet pengunjung saat pameran. Ada juga yang curhat masalah lain, terkait profesinya yang semula menjadi Guru Tidak Tetap (GTT) dan telah diangkat menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) sejak Januari 2021 tapi belum menerima gaji," katanya.

Karena itu, pihaknya bakal terus memberikan pengawalan dan pengawasan untuk bisa ditindaklanjuti bagi instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.

"Terkait gaji PPPK yang belum cair, kami selaku dewan prihatin. Untuk itu kami siap mengawal dan menindaklanjuti ke Dinas Pendidikan, sementara bersabar Insya Allah segera cair," tandasnya.

Topik
pameran umkmDPRD Kota Malangumkm malangRokhmad

Berita Lainnya

Berita

Terbaru