Selama Pandemi, Pengembalian Buku ke Perpus UIN Malang Bisa Pakai Kurir

Mar 14, 2021 12:25
Pengumuman layanan pengembalian buku selama pandemi di UIN Malang (uinmaliki_library)
Pengumuman layanan pengembalian buku selama pandemi di UIN Malang (uinmaliki_library)

MALANGTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN MALIKI) Malang punya layanan khusus pengembalian buku selama pandemi. Ya layanan itu, untuk meminimalisir pertemuan fisik sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Para mahasiswa yang sebelumnya meminjam buku dan belum bisa mengembalikan ke perpustakaan lantaran terdapat pembatasan kegiatan di kampus, bisa memanfaatkan layanan ini.

Caranya, mahasiswa bisa memanfaatkan jasa kurir online. Nantinya buku yang akan dikembalikan melalui kurir, harus dikemas secara rapi, kemudian disertai nama dan nomor induk mahasiswa.

Di situ paket kiriman buku ditujukan kepada Koordinator Pelayanan, Wahyuningtyas, Perpustakaan UIN MALIKI Malang, Gedung Abdurahman Wahid, Jalan Gajahana 50, Kota Malang, Jawa Timur 65144, Kontak : +6281334557450.

"Di pos penjagaan, ada tempat drop, sehingga kurir-kurir yang mengembalikan buku, meletakkan di sana. Kemudian akan dikembalikan oleh petugas. Pengembalian bisa mengunakan media kurir apapun, misalnya driver online," jelas Kepala Perpustakaan UIN Malang, Mufid MH.

Selama masa peminjaman sesudah 16 Maret 2020, untuk sementara denda belum diberlakukan hingga batas yang ditentukan. Namun peminjaman sebelum tanggal 16 Maret 2020, tetap menjadi kewajiban mahasiswa untuk mereka yang telat dalam pengembalian buku.

Namun, untuk pelayanan pembayaran denda, para mahasiswa tak usah khawatir meskipun terdapat pembatasan kegiatan. Denda bisa dibayarkan melalui sistem baru pembayaran digital yang diaplikasikan di perpustakaan UIN Malang bekerja sama dengan Link Aja.

Dengan sistem pembayaran ini, para mahasiswa bisa membayar dengan nominal kecil. Caranya pun begitu mudah. Hanya tinggal mendownload aplikasi Link aja dan kemudian menscan kode barcode dari Perpustakaan UIN MALIKI Malang

"Tanggungan ini artinya masih mengarah ke denda karena telat mengembalikan. Meskipun nominal kecil bisa memakai ini (Link Aja). Denda akan langsung masuk ke rekening pusat.  Nantinya juga akan merambah ke arah digitalisasi pada layanan perpustakaan yang lain," terangnya.

Disampaikannya juga, jika selain menggunakan Link Aja, pembayaran tanggungan Mahasiswa juga bisa menggunakan platform sistem pembayaran digital yang lain, sehingga akan memudahkan.

Karena sistem baru, pembayaran digital bekerjasama dengan Link Aja ini akan disimulasikan pada Senin, 15 Maret 2021. Setelah simulasi selesai, layanan akan dapat digunakan oleh para mahasiswa.

Topik
UIN Maliki MalangPerpustakaan UIN Maliki MalangUIN Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru