Diduga Jatuh dari Atap, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah

Mar 14, 2021 06:39
Petugas kesehatan dan anggota kepolisian saat mengevakuasi jenazah Rudy Tanto (64) di Jalan Danau Matana Raya, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (13/3/2021). (Foto: Polsek Kedungkandang) 
Petugas kesehatan dan anggota kepolisian saat mengevakuasi jenazah Rudy Tanto (64) di Jalan Danau Matana Raya, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (13/3/2021). (Foto: Polsek Kedungkandang) 

MALANGTIMES - Peristiwa penemuan mayat kembali terjadi di Kota Malang. Kali ini berada di kawasan Jalan Danau Matana Raya, Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang. Jenazah bernama Rudy Tanto (64), yang diduga meninggal akibat jatuh dari atap plafon rumahnya. 

Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mengatakan, bahwa penemuan jenazah atas nama Rudy Tanto (64) berlangsung pada hari Sabtu (13/3/2021) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Danau Matana Raya. 

"Diduga korban naik di atas plafon untuk memperbaiki sesuatu hingga salah injak dan jatuh kebawah. Dan masih berusaha merangkak ke ruang tengah hingga tidak sadar dan meninggal dunia," ungkapnya kepada pewarta, Minggu (14/3/2021). 

Sementara itu, terkait kronologi penemuan jenazah Rudy Tanto (64) tersebut, pria yang akrab disapa Yusuf ini menuturkan bahwa telah mengantongi keterangan dari tiga saksi yakni Mukhtarom selaku adik ipar (59), Sodiq Subroto selaku penjaga malam (56) dan Hargo Cahyono selaku tetangga sebelah (26). 

Berdasarkan keterangan para saksi, penemuan jenazah ini bermula ketika istri dari Mukhtarom berkunjung ke kediaman Rudy Tanto. Saat berkunjung ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) diketahuu pintu pagar masih terkunci atau tergembok. 

"Diketahui pintu pagar masih tergembok dan makanan kiriman Jumat pagi (12/3/2021) masih utuh dan tergantung di pintu pagar. Sedangkan pintu depan, dalam keadaan terbuka sebelah," terang perwira dengan satu melati dipundaknya ini. 

Yusuf kemudian mengatakan bahwa setelah mengetahui hal tersebut, Mukhtarom dipanggil bersama Sodiq Subroto untuk disuruh mengecek ke dalam rumah. Karena seperti tampak ada yang mengganjal, salah satunya dengan makanan yang masih tergantung di pagar rumah. 

"Setelah Mukhtarom datang dengan kunci duplikat membuka gembok pintu pagar, selanjutnya masuk bersama Sodiq Subroto ke dalam rumah. Setelah berada didalam rumah, diketahui plafon di ruang tamu jebol atau ambrol, kaca etalase pecah, serta ada bercak darah dalam kondisi kering," bebernya. 

Melihat kondisi tersebut, disampaikan Yusuf bahwa kedua saksi akhirnya masuk ke dalam rumah lebih dalam. Dan dikagetakan dengan penemuan jenazah Rudy Tanto yang dalam kondisi tengkurap. 

"Setelah memasuki lebih dalam, diketahui  Rudy Tanto dalam posisi tengkurap di ruang tengah dalam keadaan meninggal dunia. Di samping mayat ada bercak darah dalam kondisi sudah kering," jelasnya. 

Kemudian, Sodiq Subroto langsung menghubungi pihak Bhabinkamtibmas Kelurahan Sawojajar Aiptu Ganief yang langsung diteruskan ke petugas piket SPKT di Polsek Kedungkandang. Setelah mendapatkan laporan tersebut, Yusuf bersama tim INAFIS Polresta Malang Kota beserta tim medis dari Puskesmas Kedungkandang mendatangi TKP. 

"Berdasarkan pemeriksaan dokter, diduga korban jatuh dari plafon dan tidak ditemukan bekas kekerasan," ujarnya. 

Selain itu, berdasarkan keterangan saksi ketiga yakni Hargo Cahyono yang merupakan tetangga sebelah Rudy Tanto, pada hari Jumat (12/3/2021) sekitar pukul 09.00 WIB sempat mendengar suara nyaring kaca pecah. 

"Diketahui plafon di ruang tamu jebol atau ambrol. Diatas plafon ditemukan senter yang masih dalam keadaan menyala. Di ruang sebelah ditemukan tangga untuk naik ke plafon. Kaca etalase pecah serta ada bercak darah dalam kondisi kering," bebernya. 

Lalu disampaikan Yusuf bahwa pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah Rudy Tanto yang dibuktikan dengan surat pernyataan keberatan dilakukan auotopsi. Kemudian pihak keluarga juga tidak akan menuntut pihak manapun, karena menyadari bahwa kejadian ini merupakan musibah.

Topik
Penemuan MayatKota MalangPolsek KedungjajangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru