Mantan Pemain Timnas Indonesia U-16 Jadi Korban Pemukulan, Orangtua belum Putuskan Lapor Polisi

Mar 12, 2021 08:45
Saat pelaku pengendara laki-laki yang memukul pengendara perempuan, Senin (8/3/2021). (Foto: Screenshots video @malangraya_info) 
Saat pelaku pengendara laki-laki yang memukul pengendara perempuan, Senin (8/3/2021). (Foto: Screenshots video @malangraya_info) 

MALANGTIMES - Orangtua CSD, mantan pemain Timnas Indonesia U-16, yang menjadi korban aksi koboi pengendara motor, cukup geram. Aksi koboi pengendara motor dengan memukul kepala CSD berkali-kali karena kecipratan air itu sulit dimaafkan. Apalagi, saat beraksi, pelaku mengaku anggota polisi dan mengancam menilang CSD.

Hanya saja, hingga saat ini belum diputuskan insiden yang menimpa CSD pada Senin (8/3/2021) di jalan wilayah Klayatan, Kecamatan Sukun, Kota Malang itu akan dilanjutkan ke jalur hukum atau tidak.

Sebenarnya, ibu dari CSD berinisial D mengatakan bahwa dirinya secara pribadi sudah memaafkan pelaku pengendara laki-laki yang mengendarai sepeda motor Honda Revo dengan plat nomor KT yang memukul kepala anaknya tersebut. Namun D mengatakan bahwa ayah dari CSD masih belum terima atas perlakuan yang dilakukan oleh pelaku. 

"Ya Mas kalau saya sih bisa memaafkan, pembalasan milik Allah. Tapi kalau ayah (CSD, red) masih belum bisa (memaafkan, red)," ujarnya kepada MalangTIMES, Jumat (12/3/2021). 

Ibu dari CSD sendiri masih berusaha membujuk sang suami yang masih ingin melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Ibu dari CSD berharap agar peristiwa yang dialami CSD dapat diselesaikan secara baik-baik dan secara kekeluargaan. "Saat ini saya merayu supaya diambil jalur kekeluargaan saja. Tapi masih belum tahu nanti," terangnya. 

Pasalnya saat ini ayah dari CSD sedang berada di Surabaya dan dalam waktu dekat akan segera pulang ke Malang. Menurut penuturan ibu dari CSD, sang suami ingin bertemu dahulu dengan pelaku pemukulan terhadap CSD yang merupakan warga berdomisili di wilayah Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut. 

"(Ayahnya CSD, red) ingin pulang dan bertemu dulu sama pelaku. Hingga kini ayahnya masih belum bisa mengikhlaskan. Semoga aja pas ketemu dengan pelaku nanti bisa dimaafkan," ujarnya. 

Lanjut ibu dari CSD bahwa sang ayah masih belum bisa mengikhlaskan dan tidak terima atas perlakuan pelaku yang memukul anaknya beberapa kali, hanya karena terciprat genangan air. "Alasannya tidak terima anak perempuannya dipukul berkali-kali, padahal cuma gara-gara kecipratan," terangnya. 

Mengenai pelaku yang sempat mengaku anggota kepolisian Polsek Klojen, ibu dari CSD pun menyampaikan bahwa setelah bertemu dan dikonfirmasi secara langsung, pelaku memang hanya mengaku-ngaku sebagai anggota kepolisian. 

Hal itu juga memperkuat pernyataan sebelumnya dari pihak kepolisian Polsek Klojen yang menegaskan tidak terdapat anggota kepolisian Polsek Klojen yang mengendarai sepeda motor Honda Revo plat nomor KT dengan wajah seperti pelaku pemukulan terhadap CSD. "Tidak ada dari penuturan Polsek Klojen bahwa pelaku merupakan anggota," ungkapnya. 

Sementara itu, seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, CSD melalui live instagramnya mengatakan bahwa dirinya pada hari Senin (8/3/2021) menjadi korban pemukulan oleh seorang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Honda Revo dengan plat nomor KT di depan Alfamart Klayatan Jalan Sudanco Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Dari penuturannya, pelaku emosi kepada CSD karena terciprat oleh genangan air yang tidak sengaja dilalui oleh CSD dan terkena pelaku. Akhirnya CSD yang saat itu sedang berboncengan dengan temannya, dimarahi dan ditarik maskernya serta dipukul di bagian kepala. 

Menurut penuturan CSD, pelaku juga sempat mengaku sebagai anggota kepolisian yang berdinas di Polsek Klojen dan mengancam akan menilang CSD. Terakhir pelaku membuang kunci sepeda motor trail yang dikendarai oleh CSD bersama temannya di halaman toko. 

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Klojen Kompol Nadzirsyah Basri melalui Kanit Reskrim Polsek Klojen AKP Yoyok Ucuk menegaskan bahwa pelaku bukan anggota Polsek Klojen. "Dari hasil lidik sekilas gambaran kami dapatkan, pelaku bukanlah anggota dari Polsek Klojen," pungkasnya.

Topik
Berita MalangTimnas Indonesia U 16nadzirsyah basri
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru